Kualitas Udara Kota Besar Kanada Memburuk Akibat Asap Karhutla
Apa yang kita saksikan pekan ini, tentu saja, di Ontario adalah banyak sekali asap dari kebakaran tersebut yang bergerak ke arah selatan
Nusantaraterkini.co, OTTAWA - Asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah utara Ontario dan Prairies di Kanada pada Jumat (6/6/2025) telah menyebabkan memburuknay kualitas udara serta berkurangnya jarak pandang di sejumlah kota besar, seperti Toronto, Ottawa, dan Montreal.
Environment Canada menyatakan, khusus mengenai kualitas udara untuk wilayah-wilayah tersebut, memperingatkan bahwa masyarakat yang paling berisiko mengalami dampak kesehatan akibat polusi udara sebaiknya menghindari aktivitas fisik yang berat di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala kesehatan.
BACA JUGA: Soal Jambore Karhutla 2025, Rocky Gerung: Siapa yang Peduli Bumi Harus Hidupkan Etika Lingkungan
David Phillips dari Environment Canada menyampaikan dalam saluran televisi CTV News bahwa kualitas udara terus memburuk seiring meluasnya karhutla di seluruh negeri.
BACA JUGA: Kebakaran Hutan dan lahan di Korsel, Jumlah Korban Tewas Bertambah jadi 26 Orang
"Apa yang kita saksikan pekan ini, tentu saja, di Ontario adalah banyak sekali asap dari kebakaran tersebut yang bergerak ke arah selatan," kata Phillips.
"Hanya sedikit yang melihat kobaran api, tetapi jutaan orang mencium asapnya," ujarnya.
Menurut data dari pemantau kualitas udara Swiss, IQAir, kualitas udara di Toronto menempati peringkat kedua terburuk di dunia pada Jumat sore waktu setempat.
(Zie/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·3 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Tolak Proposal Iran, Teheran Masih Tunggu Jawaban Resmi soal Pembukaan Selat Hormuz
hendra·4 jam yang lalu -
-
EKONOMIKemiskinan Argentina Naik Jadi 32,3 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWAMarkas OPM Egianus Kogoya di Nduga Diserang dari Udara? Ini Kata TNI
hendra·5 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Beberkan Strategi Program Sultan Muda Tekan Angka Pengangguran di Sumsel
hendra·6 jam yang lalu -
INTERNASIONALSurvei Ungkap 52 Persen Warga Filipina Merasa Tak Berdaya Hadapi Korupsi
Rozie Winata·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan