Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

BMKG : Sumsel Hujan Hingga Mei, Waspada Bencana Hidrometeorologi

BMKG memprediksi musim hujan di Sumsel berlangsung hingga Mei 2026 dan mengimbau warga waspada banjir serta longsor.

Kota Palembang diguyur hujan, Minggu (8/2/2026). BMKG memperediksi hujan masih akan terjadi hingfa Mei.(foto:tia/nusantaraterkini.co)
Kota Palembang diguyur hujan, Minggu (8/2/2026). BMKG memperediksi hujan masih akan terjadi hingfa Mei.(foto:tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () memprediksi di wilayah (Sumsel) akan berlangsung hingga awal Mei 2026. Karenanya, masyarakat di daerah rawan dan diminta tetap waspada terhadap potensi bencana .

Kepala Stasiun Klimatologi , Wandayantolis, menjelaskan bahwa curah hujan pada periode Februari hingga April diperkirakan masih cukup tinggi dengan intensitas berkisar antara 100 hingga 300 milimeter. Kondisi ini berpotensi memicu genangan air, luapan sungai, hingga longsor di wilayah dengan kontur tanah labil.

" di wilayah Sumatera Selatan berkisar sampai dengan akhir April atau awal Mei mendatang. Rentang akhir musim hujan itu berada di sebagian wilayah. Sehingga, tak seluruh wilayah secara bersamaan langsung berakhir musim hujan," ujar Wandayantolis, Minggu (8/2/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan dataran rendah untuk terus memantau informasi cuaca secara berkala. Menurutnya, kewaspadaan harus tetap dijaga meski curah hujan harian nantinya akan mulai menurun menjelang masa transisi.

"Secara umum pada Februari hingga April dominan curah hujan pada kisaran intensitas 100 hingga 300 mm. Sehingga, daerah yang rawan bencana diimbau tetap waspada dan selalu memantau informasi yang disampaikan BMKG," jelasnya.

Selain ancaman banjir, Wandayantolis mengingatkan bahwa setelah musim hujan berakhir, Sumsel akan segera menghadapi tantangan cuaca berikutnya. Potensi bencana akan bergeser dari masalah air menuju risiko kebakaran hutan dan lahan ().

"Setelah musim hujan, akan terjadi kemarau. Di wilayah Sumsel, potensi bencana pada saat itu adalah kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru