Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Konflik dan Bencana Alam Meningkat, Jumlah Pengungsi Global Catat Rekor Tertinggi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anak-anak Palestina mengantre untuk mengambil udara di dalam sebuah kamp pengungsian di wilayah pusat Kota Gaza pada 6 April 2025. (Foto: Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Nusantaraterkini.co, JENEWA - Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyatakan, per akhir tahun 2024, jumlah pengungsi internal (internally displaced people/IDP) di seluruh dunia mencapai rekor tertinggi, yakni 83,4 juta orang.

Menurut Laporan Global tentang Pengungsian Internal 2025 oleh Pusat Pemantauan Pengungsian Internal (Internal Displacement Monitoring Centre) yang baru dirilis, konflik dan tindak kekerasan yang sedang berlangsung masih menjadi pendorong utama terjadinya pengungsian.

Baca Juga: PBB Pangkas Dana untuk Pengungsi Rohingya di Indonesia

Tercatat, per akhir 2024, sebanyak 73,5 juta orang mengungsi akibat konflik dan aksi kekerasan, mencatatkan sebesar 80 persen dalam enam tahun terakhir.

Di Sudan, konflik memaksa 11,6 juta orang mengungsi, menjadikannya negara dengan jumlah IDP tertinggi secara global. Kemudian di Jalur Gaza, hampir seluruh penduduknya mengungsi pada akhir tahun lalu.

Baca Juga: Pengungsi Erupsi Gunung Ibu Capai 664 Jiwa

Laporan itu juga menyatakan bahwa bencana alam menyebabkan 45,8 juta orang mengungsi pada tahun 2024, hampir dua kali lipat dari rata-rata tahunan dalam satu dekade terakhir.

Meski sebagian besar berhasil kembali ke tempat tinggal mereka dalam tahun yang sama, sekitar 9,8 juta orang masih tetap mengungsi akibat bencana alam hingga akhir 2024.

“Data tersebut menjadi peringatan yang jelas, yakni tanpa tindakan yang berani dan terkoordinasi, jumlah orang yang mengungsi di negara mereka sendiri akan terus bertambah dengan cepat,” tutur Direktur Jenderal IOM Amy Pope.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua