Ketua MPR Ajak Pemuda Pancasila Tangkal Gerakan Radikalisme
Setiap kader Pemuda Pancasila harus mampu mentransformasikan diri menjadi cerminan nilai-nilai luhur Pancasila, dalam paradigma wawasan kebangsaan
Ketua MPR Ajak Pemuda Pancasila Tangkal Gerakan Radikalisme
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi kesolidan kader Pemuda Pancasila di berbagai daerah yang berkomitmen menjadikan Pemilu 2024 berjalan aman dan damai.
Dia menyebutkan, banyaknya para kader Pemuda Pancasila yang menjadi Caleg DPR RI, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota dari berbagai partai politik, tidak menjadikan kesolidan organisasi terpecah, melainkan justru membuat organisasi menjadi semakin kuat.
Perbedaan partai politik juga tidak menjadi halangan bagi kader Pemuda Pancasila dalam mengabdikan diri untuk menjadi wakil rakyat.
Hal ini membuktikan bahwa Pemuda Pancasila bukanlah organisasi sebelah mata juga bukan organisasi yang mengandalkan otot, melainkan organisasi yang mengandalkan otak (pemikiran).
"Tidak heran jika kini kader Pemuda Pancasila tersebar di tiga cabang kekuasaan, eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Bahkan Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin adalah anggota Kehormatan Pemuda Pancasila. Di Legislatif, selain saya sebagai Ketua MPR RI, Pemuda Pancasila juga menempatkan La Nyalla Mattaliti sebagai Ketua DPD RI," ujar Bamsoet, Kamis (8/2/2024).
Lebih lanjut, Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, di barisan Capres-Cawapres 2024, selain dirinya Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila yang berada di Prabowo-Gibran, Pemuda Pancasila juga menempatkan Wakil Ketia Umum PP Arsjad Rasjid di barisan Ganjar-Mahfud, serta Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Wakil Ketua PP Ahmad Ali di barisan Anies-Muhaimin.
Selain itu, sambungnya, masih banyak lagi kader-kader lainnya yang berada di barisan ketiga Capres-Cawapres tersebut.
"Pemilu merupakan sarana demokrasi untuk menyaksikan putra-putri terbaik bangsa beradu ide dan gagasan. Karenanya harus disambut dan dihadapi dengan penuh optimisme dan sukacita. Terlebih Pemuda Pancasila banyak menempatkan kadernya yang tersebar di berbagai partai politik ataupun cabang-cabang kekuasaan. Pemuda Pancasila tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana," jelasnya.
Wakil Ketua Umum FKPPI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini juga mengingatkan masih besarnya tantangan eksklusivisme sosial yang terkait derasnya arus globalisasi yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas, gejala polarisasi dan fragmentasi sosial yang berbasis SARA.
Kemudian masih dapat dirasakan indikasi adanya upaya untuk menggoyahkan dan merongrong Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.
"Terutama melalui gerakan radikalisme, dan penciptaan segregasi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Karenanya, setiap kader Pemuda Pancasila harus menjadi sumber daya nasional yang mempelopori pelaksanaan internalisasi, aktualisasi, dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila," sebutnya.
"Setiap kader Pemuda Pancasila harus mampu mentransformasikan diri menjadi cerminan nilai-nilai luhur Pancasila, dalam paradigma wawasan kebangsaan," pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALTawuran Maut di Kebon Jeruk Tewaskan Satu Orang, Polisi Tangkap 19 Pelaku dan Buru Penyiram Air Keras
hendra·16 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALLecehkan 9 Siswi, Guru Agama di Sekolah Namorambe Deliserdang Ditangkap
hendra·57 menit yang lalu -
NEWS VIDEOKapolda Metro Jaya Pantau Demo 28 Oktober, Gas Air Mata dan Water Cannon Dikerahkan di Sekitar KPU
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Usai Diduga Jual 300 Liter Solar Subsidi, Terancam Denda Rp60 Miliar
hendra·1 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALTrump Ungkap Putin dan Zelensky Segera Bertemu, Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina Kembali Bergulir
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEks Ketua Golkar Tanjungbalai Divonis 10 Tahun Penjara Terkait TPPU Narkoba Rp35 Miliar
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSPemuda Pancasila Sumut Targetkan Tanam 100.000 Pohon, Pertumbuhan Dipantau Tiap Enam Bulan
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELKarhutla Sumsel Mereda, Titik Hotspot Turun Drastis Tersisa 107 Titik
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOAgusyanto Terpidana Penyelundupan Narkoba 15 Kilogram Divonis 10 Tahun Kasus TPPU Rp35 Miliar
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan