Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kenapa Sulit Tidur? Ini Faktor Penyebab dan Tips Mengatasinya

Banyak orang mengeluhkan sulit tidur di malam hari meski tubuh terasa lelah. Kondisi ini dikenal sebagai insomnia, yakni gangguan tidur yang membuat

Insomnia. Ilustrasi. (Foto: istimewa).
Insomnia. Ilustrasi. (Foto: istimewa).
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN – Banyak orang mengeluhkan di meski tubuh terasa lelah. Kondisi ini dikenal sebagai , yakni yang membuat seseorang kesulitan untuk memulai tidur, sering terbangun di , atau merasa tidur tidak nyenyak walaupun sudah beristirahat cukup lama.

Insomnia bisa berlangsung sebentar (akut) ataupun menahun (kronis). Jika dibiarkan, masalah ini bisa mengganggu fisik maupun mental. Lalu, apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya yang perlu sahabat Nuter (sebutan untuk pembaca setia nusantaraterkini.co) ketahui?

Baca Juga : Ini Tanda Batu Empedu Sudah Parah, Waspadai Sebelum Terlambat

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Tidak semua orang mengalami gejala yang sama, namun beberapa umum insomnia antara lain:

Sulit memejamkan mata meski sudah berbaring lama.

Sering terbangun di dan kembali.

Bangun tidur dengan rasa lelah, tidak segar.

Mudah mengantuk di siang hari.

Sulit fokus saat bekerja atau belajar.

Lebih cepat marah, sensitif, atau gelisah.

Sering sakit kepala.

Mengalami rasa cemas atau bahkan depresi.

Baca Juga : Langkah Mudah Mengontrol Kolesterol dan Cegah Risiko Jantung Koroner

bisa dipicu oleh banyak hal. Beberapa di antaranya yang paling sering terjadi adalah:

Stres: Tekanan pekerjaan, masalah keluarga, hingga urusan finansial bisa membuat pikiran sulit tenang di .

Kecemasan berlebih: Pikiran yang terus menerus “berputar” membuat otak tidak bisa rileks.

Depresi atau gangguan mental lain: Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan kimia otak dan pola tidur.

Gangguan tidur lain: Misalnya sleep apnea (henti napas saat tidur) atau restless legs syndrome (kaki terasa gelisah).

Pola hidup yang tidak sehat: Jadwal tidur berantakan, terlalu sering menatap layar gawai, atau tidur di lingkungan yang bising.

Konsumsi kafein, alkohol, dan nikotin: Zat-zat ini bisa merangsang sistem saraf sehingga menghambat rasa kantuk.

Penyakit tertentu: Nyeri kronis, gangguan pernapasan, masalah jantung, hingga hipertiroid bisa memicu insomnia.

Efek samping obat: Beberapa obat flu, alergi, antidepresan, atau penurun berat badan dapat mengganggu tidur.

Perubahan ritme tubuh: Jet lag atau bekerja dengan sistem shift sering kali membuat jam biologis terganggu.

Faktor usia: Lansia lebih rentan mengalami insomnia karena perubahan hormon, kondisi medis, serta aktivitas fisik yang menurun.

Baca Juga : Kenali Nutrisi dan 9 Manfaat Talas bagi Kesehatan Tubuh

Meski begitu, sahabat Nuter tidak perlu cemas, ternyata insomnia bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana maupun terapi khusus. Berikut tips yang bisa dicoba sahabat Nuter:

Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.

Ciptakan kamar tidur yang nyaman: redup, sejuk, dan tenang.

Kurangi penggunaan gadget sebelum tidur karena cahaya biru dari layar bisa menghambat produksi melatonin (hormon tidur).

Hindari minum kopi, teh, alkohol, atau merokok menjelang tidur.

Lakukan olahraga rutin, namun hindari latihan berat di malam hari.

Coba teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam.

Pertimbangkan terapi perilaku kognitif (CBT) untuk membantu mengubah pola pikir dan kebiasaan yang mengganggu tidur.

Baca Juga: Mengenal Jamur Kulit yang Bisa Menyerang Area Intim: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Jika perlu, konsultasikan ke dokter. Obat tidur bisa menjadi solusi sementara, tetapi hanya boleh digunakan dalam pengawasan medis.

Susah tidur bukan sekadar rasa kantuk yang tertunda. Jika berlangsung terus-menerus, insomnia bisa menurunkan kualitas hidup dan memicu masalah lain. Mengetahui penyebabnya dan melakukan langkah pencegahan sejak dini adalah kunci untuk mendapatkan tidur yang nyenyak dan tubuh yang lebih sehat.

(Dra/nusantaratetkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru