Langkah Mudah Mengontrol Kolesterol dan Cegah Risiko Jantung Koroner
Kadar kolesterol dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika dibiarkan tinggi, kolesterol bisa memicu hiper
nusantaraterkini.co, MEDAN – Kadar kolesterol dalam tubuh sangat dipengaruhi oleh pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika dibiarkan tinggi, kolesterol bisa memicu hipertensi (tekanan darah tinggi) yang kemudian berisiko berkembang menjadi penyakit jantung koroner.
Penyakit jantung koroner hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Oleh karena itu, sahabat Nuter (sebutan bagi pembaca setia nusantaraterkini.co) dianjurkan untuk menjaga pola makan sejak dini.
Baca Juga : Kenali Nutrisi dan 9 Manfaat Talas bagi Kesehatan Tubuh
Kaitan Kolesterol, Tekanan Darah, dan Jantung
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencatat, prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia mencapai 0,5 persen pada 2013 dan melonjak menjadi 1,5 persen pada 2018. Tren tersebut berpotensi terus meningkat, apalagi dengan gaya hidup modern yang serba praktis namun tidak sehat.
Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak tinggi, ditambah minimnya aktivitas fisik, membuat banyak orang terutama usia produktif lebih rentan mengalami kolesterol tinggi.
Baca Juga : Mengenal Jamur Kulit yang Bisa Menyerang Area Intim: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya
Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius. Kolesterol berlebih biasanya menumpuk di dinding pembuluh darah dan bisa menimbulkan gejala seperti: leher atau tengkuk sering pegal, kram otot di malam hari, nyeri dada, mudah mengantuk dan cepat lelah.
Dengan mengenali tanda-tanda awal dan rutin memeriksa kadar kolesterol, risiko penyakit jantung bisa ditekan lebih dini.
Tips Mengontrol Kolesterol Setelah Makan
Mengatur kolesterol, sahabat Nuter tidak harus menunggu hingga ada gejala. Mulailah dari pola makan sehari-hari, terutama setelah menyantap makanan berlemak. Beberapa langkah sederhana yang bisa sahabat Nuter lakukan antara lain:
Pilih cara memasak yang lebih sehat, seperti memanggang, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak. Jika tetap ingin menggoreng, gunakan minyak sehat dan secukupnya.
Baca Juga : 114 Kasus Cacingan Dilaporkan Terjadi di Kota Medan, Bagaimana Dampaknya Bagi Kesehatan?
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar. Bisa juga dibuat menjadi jus dan ditambahkan yogurt rendah lemak agar lebih nikmat.
Seimbangkan dengan aktivitas fisik ringan setelah makan, misalnya berjalan santai, untuk membantu metabolisme tubuh.
Dengan pola hidup yang lebih bijak, kolesterol bisa dikendalikan dan risiko penyakit kardiovaskular dapat diminimalkan.
Inilah pembahasan terkait kolesterol yang berhasil kami rangkum untuk sahabat Nuter. Jagalah pola makan sejak dini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANWamenaker Dorong Sinergi Kampus dan Industri Atasi Kesenjangan Keterampilan
Herman Saleh Harahap·17 menit yang lalu -
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·7 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·9 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·9 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·11 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·11 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan