Nusantaraterkini.co, MEDAN - Walikota Medan Bobby Nasution mengapresiasi Pesta Gondang Naposo dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 di Taman Tugu Pahlawan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (29/6/2024) malam.
Diketahui, pagelaran kebudayaan adat Batak ini bertemakan "Bersama Merawat dan Mencintai Budaya".
Baca Juga : BEM SI Geruduk Kantor Gubsu, Desak Robohkan Diskotek Blue Night di Langkat
"Pesta Gondang Naposo ini sangat luar biasa, karena bisa mengenalkan kembali adat istiadat dan menyelaraskan tradisi di era modern dan digital saat ini. Kami sangat apresiasi kegiatan ini," kata Bobby.
Baca Juga : Gubernur Bobby Nasution Tambah Bonus Hadiah di Kejurda Funakoshi 2026
Menurut Bobby, acara adat seperti ini mungkin belum semua orang paham dan mengetahuinya. Apalagi masyarakat keturunan Batak yang sudah merantau pengetahuan tentang adat dan istiadat agak sedikit terkikis.
"Pagelaran ini selain dapat kita ambil maknanya juga dapat menambah nilai pariwisata di Kota Medan. Kami berterima kasih kepada Polrestabes Medan atas digelarnya kegiatan ini, karena kita ketahui Medan bukan daerah yang memiliki potensi alam yang bisa dijadikan pariwisata," ujarnya.
Baca Juga : Kehadiran Robot Polisi Dinilai Bagian dari Inovasi dan Kreativitas Polri
Dijelaskan Bobby, untuk mengangkat pariwisata Kota Medan adalah adat istiadat yang begitu kaya. Di Medan sendiri terdapat 13 etnis yang hidup berdampingan dan rukun untuk diperkenalkan dalam meningkatkan pariwisata di kota ini.
Baca Juga : HUT Bhayangkara ke-79, Komisi III: Banyak Progres Polri Kepemimpinan Listyo Sigit
"Kami berharap pagelaran ini dapat menjadi agenda tahunan seperti kegiatan kebudayaan dari suku atau etnis lainnya yang ada di Kota Medan. Seperti etnis Melayu dengan Gelar Melayu Serumpun dan Pesta Tahunan dari suku Karo. Nah ini dari Toba kami tunggu pengajuannya untuk menjadi agenda tahunan di kota Medan. Karena kita ketahui Medan terbentuknya bukan hanya dari satu etnis saja, tetapi dari seluruh etnis yang ada," tuturnya.
Dalam kegiatan ini, Bobby juga berpesan kepada anak-anak muda kreatif yang tampil agar dapat menjauhi narkoba, karena Medan masuk dalam kota teratas dalam kejahatan narkobanya.
Baca Juga : KRYD Gabungan Polrestabes Medan Sisir Wilayah Pancur Batu hingga Kutalimbaru
"Selain narkoba jauhi juga judi online yang kini diketahui memiliki efek buruk yang luar biasa untuk kehidupan kita. Saya juga menitip pesan untuk dapat menjaga kota Medan," pungkasnya.
Baca Juga : Pedagang Mainan Lecehkan 20 Siswa SD, Korban Diimingi Uang Dua Ribu Rupiah
(zie/nusantaraterkini.co)
