Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemarau Panjang di Samosir, Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Desa Sabulan

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar video kebakaran hutan di Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Rabu (15/10/2025). (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Rabu (15/10/2025).

Kebakaran menghanguskan lahan kering, namun masyarakat mengganggap kejadian ini merupakan hal biasa di musim kemarau.

diduga penyebab kebakaran akibat kemarau panjang, sehingga lahan dan tumbuhan kekeringan dan gersang dan api dengan cepat melahap perbukitan di Sabulan.

Baca Juga : Miris, Lima Titik Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Samosir

Warga setempat, Rico Samosir, menyampaikan peristiwa kebakaran lahan dan perbukitan terjadi di Desa Sabulan pada pukul 17.30 WIB.

"Kebakaran diperkirakan terjadi sore tadi sekitar pukul 17.30 WIB, hingga saat ini api masih hidup. Malahan api semakin besar dengan cepat menjangkau lahan perbukitan gersang, untuk penyebab kebakaran karena kemarau panjang sejak bulan april hingga kini," ujarnya.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tidak sampai menyebabkan korban jiwa, karena api tidak mendekati pemukiman warga, yang berjarak sekitar 1 kilometer.

Baca Juga : Pepohonan di Objek Wisata Bukit Holbung Samosir Gosong Dilahap Si Jago Merah

Meski begitu ia mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Darah (BPBD) Kabupaten Samosir belum terlihat berupaya memadamkan kebakaran.

Dia berharap semoga hujan segera turun sehingga api segera padam.

"Sejak sore kami belum melihat BPBD Samosir memadamkan kebakaran, mungkin karena medan lahan terbakar curam dan tinggi jadi upaya pemadaman sangat sulit dilakukan," imbuhnya.

(Jas/nusantaraterkini.co)