Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kebun Sawit Milik Warga Desa di Palas Rata Dengan Tanah, Diduga PT SSL Pelakunya

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kebun Sawit Milik Warga Desa di Palas Rata Dengan Tanah, Diduga PT SSL Pelakunya

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tiga alat berat diduga milik PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) merusak sekitar dua hektare kebun sawit milik seorang warga Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), bernama Siagian (55).

Menurut penuturan Ketua Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri (KTTJM), Sahat Nainggolan (69), bahwa pengerusakan lahan warga tersebut berlangsung pada Senin (2/6/2025) sekitar pukul 05.00 WIB, tanpa adanya pemberitahuan kepada warga.

BACA JUGA: PN Medan Batal Eksekusi Rumah Ibadah, Pihak Gereja IRC: Kami Akan Tetap Lakukan Upaya Hukum

"Lahan yang dibuldoser termasuk bagian dari lahan yang dikelola kelompok tani KTTJM. Perusakan itu juga tanpa pemberitahuan apapun, mereka membuldoser sawit masyarakat,” ucap Sahat kepada Nusantaraterkini.co melalui saluran telepon.

Saat yang bersamaan, Sahat juga menduga jika kejadian tersebut imbas dari konflik panjang antar masyarakat dengan pihak perusahaan. Ia juga menyebutkan, selama masa konflik berlangsung warga diduga kerap diperlakukan tidak baik.

"Kami sering diperlakukan sewenang-wenang. Jalan diblokir tanpa alasan, hasil pertanian tidak bisa keluar,” katanya.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Nusantaraterkini.co di lokasi kejadian, alat berat telah merusak lahan warga tersebut. 

BACA JUGA: Rugikan Negara Rp 29,97 Miliar, Penyeludupan Benih Lobster Digagalkan TNI AL di Pelabuhan Merak

Terlihat juga seorang wanita teriak histeris saat menyaksikan lahan tersebut telah rata dengan tanah.

Sementara itu, Nusantaraterkini.co telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PT SSL. Namun, hingga berita ini dimuat pihak perusahaan belum memberikan respons.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)