Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Houthi Klaim Serang 3 Bandara dan Fasilitas Minyak Saudi, Ketegangan Yaman Memanas

Houthi mengklaim menyerang tiga bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi. Riyadh melaporkan puing rudal di Makkah dan Madinah di tengah konflik Yaman.

Situasi keamanan di Arab Saudi kembali menjadi perhatian setelah puing-puing dua rudal balistik yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara dilaporkan jatuh di sejumlah wilayah, Sabtu (24/10/2026). (Foto: ilustrasi AI)
Situasi keamanan di Arab Saudi kembali menjadi perhatian setelah puing-puing dua rudal balistik yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara dilaporkan jatuh di sejumlah wilayah, Sabtu (24/10/2026). (Foto: ilustrasi AI)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Kelompok di Yaman mengklaim melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran strategis di Arab Saudi, mulai dari bandara hingga infrastruktur minyak, pada Sabtu (24/10/2026). Kelompok tersebut juga mengaku menyerang fasilitas militer di Aden, Yaman, di tengah meningkatnya ketegangan setelah muncul laporan serangan Saudi yang menewaskan sedikitnya 17 orang di wilayah Yaman.

Dikutip dari AFP, Minggu (25/10/2026), juru bicara militer , Yahya Saree, mengatakan pihaknya meluncurkan rudal ke tiga bandara di Arab Saudi. Salah satu sasaran yang disebut adalah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.

Menurut Saree, serangan terhadap bandara di ibu kota Saudi itu dilakukan dalam dua gelombang. Dua bandara lainnya yang disebut menjadi target adalah bandara di Dammam, wilayah timur Saudi, dan Najran di bagian selatan.

Houthi juga mengklaim menargetkan Pangkalan Udara Khamis Mushait di Arab Saudi bagian selatan. Selain fasilitas penerbangan dan militer, kelompok itu menyebut stasiun pemompaan minyak mentah serta jalur pipa yang menghubungkan wilayah timur dan barat Saudi turut menjadi sasaran.

Di tengah laporan serangan tersebut, Bandara Internasional King Khalid mengumumkan bahwa penerbangan domestik dan internasional akan kembali beroperasi mulai Minggu (25/10/2026). Bandara itu sebelumnya ditutup setelah serangkaian serangan yang dilaporkan terjadi pada bulan ini.

Saudi Laporkan Puing Rudal di Makkah dan Madinah

Badan pertahanan sipil Arab Saudi melaporkan adanya puing-puing yang jatuh di wilayah Makkah dan Madinah pada Sabtu. Puing tersebut disebut berasal dari dua rudal yang berhasil dicegat.

Houthi membantah telah menargetkan kedua kota suci umat Islam tersebut. Kelompok itu bahkan menyebut tuduhan Saudi sebagai sebuah “kebohongan besar”.

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dua rudal yang disebut mengarah ke Taif dan Yanbu, di wilayah barat negara tersebut. Peringatan potensi bahaya sempat dikeluarkan untuk sejumlah wilayah di bagian barat Saudi, termasuk Makkah, Taif, dan Yanbu, sebelum dicabut beberapa menit kemudian.

Yanbu memiliki posisi strategis dalam industri energi Saudi karena menjadi salah satu pusat ekspor minyak di pesisir Laut Merah. Pelabuhan ini memungkinkan Arab Saudi mengirimkan sebagian minyak mentah melalui jalur pipa dari wilayah timur, sehingga mengurangi ketergantungan pada pengiriman yang melewati Selat Hormuz.

Houthi Juga Klaim Serang Fasilitas Militer di Aden

Serangan yang diklaim Houthi tidak hanya menyasar wilayah Arab Saudi. Kelompok tersebut juga menyatakan telah melancarkan serangan ke Aden, kota di selatan Yaman yang menjadi pusat sementara pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional dan mendapat dukungan Riyadh.

Houthi mengklaim menargetkan pangkalan angkatan laut serta kamp militer yang berada di bawah pengawasan pasukan Saudi. Sementara itu, laporan dari pihak berwenang menyebut markas penjaga pantai, sebuah bangunan lain milik institusi tersebut, dan Bandara Aden turut menjadi sasaran.

Rangkaian klaim serangan itu muncul setelah stasiun televisi Al-Masirah, yang berafiliasi dengan Houthi, melaporkan serangan Saudi di beberapa wilayah Yaman yang menewaskan sedikitnya 17 orang.

Menurut laporan tersebut, serangan terhadap sebuah rumah di Sanaa menewaskan sedikitnya empat orang. Serangan lain yang mengenai bangunan tempat tinggal pekerja pabrik semen dilaporkan menewaskan delapan orang. Sementara itu, lima anggota satu keluarga disebut tewas dalam serangan di luar Kota Hodeida.

Hingga laporan tersebut disusun, Arab Saudi belum menyatakan bertanggung jawab atas serangan-serangan yang dituduhkan oleh pihak Houthi.

Situasi ini menambah ketegangan di Yaman dan kawasan sekitarnya. Namun, sejumlah klaim mengenai sasaran serangan, kerusakan, dan korban masih memerlukan konfirmasi independen untuk memastikan keseluruhan dampaknya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait