Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Diduga Gegara Chat Mesra Istri Tetangga, Penghulu di Probolinggo Dibacok hingga Jari Putus

Penghulu di Probolinggo dibacok tetangga hingga jari tangan putus. Penyerangan diduga dipicu pesan kepada istri pelaku. Polisi dalami motif.

Seorang penghulu berusia 33 tahun bernama Ridho'i menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Bahrul Ulul (33), di Desa Purut, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Penyerangan tersebut diduga dipicu persoalan pesan pribadi yang disebut-sebut dikirim korban kepada istri pelaku. (Foto: istimewa)
Seorang penghulu berusia 33 tahun bernama Ridho'i menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Bahrul Ulul (33), di Desa Purut, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Penyerangan tersebut diduga dipicu persoalan pesan pribadi yang disebut-sebut dikirim korban kepada istri pelaku. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Seorang penghulu berusia 33 tahun bernama Ridho'i menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Bahrul Ulul (33), di Desa Purut, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Penyerangan tersebut diduga dipicu persoalan pesan pribadi yang disebut-sebut dikirim korban kepada istri pelaku.

Akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis celurit, Ridho'i mengalami sejumlah luka bacok di beberapa bagian tubuh. Bahkan, salah satu jari tangannya dilaporkan putus akibat kejadian tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres , Ipda Widy Purwa Apriantoro, mengatakan pelaku telah menyerahkan diri kepada polisi setelah insiden pembacokan terjadi.

Meski demikian, penyidik masih mendalami motif penyerangan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

"Petugas saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait kejadian tersebut," kata Widy, dikutip, Minggu (25/10/2026).

Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan celurit.

Aksi tersebut mengakibatkan korban mengalami empat luka bacokan. Luka dilaporkan terdapat di bagian telinga, punggung, leher, serta jari tangan hingga menyebabkan salah satu jarinya putus.

Saudara korban, Irma Wijayanti, yang disebut menjadi saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan dugaan bahwa penyerangan tersebut berkaitan dengan pesan yang pernah dikirim korban kepada istri pelaku.

Menurut Irma, pelaku diduga tersulut emosi karena persoalan komunikasi pribadi tersebut. Namun, ia mengaku meragukan kabar yang beredar lantaran mengenal korban sebagai sosok pendiam.

"Isunya pelaku marah ke korban karena kirim pesan ke istri pelaku, namun saya tidak percaya karena korban orangnya pendiam," ungkap Irma.

Dugaan mengenai pesan mesra tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan kepolisian. Hingga kini, motif pasti pembacokan belum dipastikan secara resmi.

Setelah kejadian, Bahrul Ulul dilaporkan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara jelas latar belakang penyerangan tersebut.

Penyidik juga mendalami keterangan para saksi serta mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, motif pelaku, serta dugaan persoalan yang melatarbelakangi tindakan kekerasan tersebut.

Sementara itu, kondisi korban dan perkembangan penanganan medisnya belum dijelaskan secara terperinci dalam informasi yang tersedia.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan persoalan komunikasi pribadi berujung pada tindak kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka serius. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan fakta di balik pembacokan di Desa Purut, Kabupaten Probolinggo, tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait