Menteri Jangan Cuma Incar Jabatan: Pak Prabowo, saatnya Evaluasi Besar-besaran Kabinet!
Evaluasi besar-besaran kabinet didesak karena banyak menteri dinilai pasif, sembunyi, dan minim komunikasi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Punya kursi menteri itu amanah rakyat, bukan cuma buat duduk manis dan cari enaknya. Tapi fakta di lapangan bikin ngelus dada.
Berdasarkan data, 70% lebih pejabat kabinet (89 dari 127 menteri dan wamen) tidak pernah sekalipun nongol di dialog TV nasional, dan 81% bolos di podcast publik. Giliran program pemerintah disorot, para menteri malah ngumpet.
Yang maju pasang badan malah juru bicara atau KSP. Padahal, menteri digaji pakai uang rakyat, jadi wajib hukumnya hadir dan blak-blakan ke masyarakat!
Praktisi hukum, Luhut Parlinggoman Siahaan, ikut menyoroti tajam bobroknya komunikasi para pembantu presiden ini. Menurutnya, menteri punya tanggung jawab mutlak untuk hadir menjelaskan kepada rakyat, bukan cuma kepada presiden.
"Kalau menterinya sembunyi, takut dikritik, atau cuma mau enaknya doang, ya jangan heran kalau rakyat ngerasa nggak ada perubahan. Di zaman medsos sekarang, apa pun yang ditutup-tutupi pasti bakal ketahuan," tegas Luhut dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Akibatnya, kata Luhut, terjadilah jurang pemisah yang lebar. Pemerintah pusat ngerasa sudah kerja keras, tapi rakyat di bawah merasa hidupnya begitu-gitu saja karena programnya tidak terasa.
Untuk itu, tambahnya, sudah saatnya Presiden Prabowo ambil tindakan tegas.
"Pak Prabowo harus segera melakukan evaluasi besar-besaran kabinet. Sikat dan ganti menteri yang kerjanya lamban atau anteng di zona nyaman. Negara ini butuh menteri petarung yang berani turun tangan, ngomong jujur, dan bener-bener pasang badan buat rakyat," pungkasnya.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAHujan Lebat Picu Longsor di Lumajang, Dua Orang Meninggal Dunia
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
SASTRAEx Injuria Jus Non Oritur: Catatan Kecil Pasca Putusan MA Nomor 742 K/TUN/2026
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOInflasi Sumsel Tembus 0,44 Persen, Komoditas Pangan jadi Pendorong
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEORay Rangkuti: Gibran Harus Mundur atau Dimundurkan, DPR Diminta Bergerak!
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELKarhutla 8 Hektare di TN Sembilang, Water Bombing Dikerahkan Padamkan Titik Api
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
POLITIKMenteri Jangan Cuma Incar Jabatan: Pak Prabowo, saatnya Evaluasi Besar-besaran Kabinet!
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSatgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga
2 jam yang lalu -
EKONOMIInflasi Sumut Oktober 2026 Tembus 3,19 Persen, Gunungsitoli Tertinggi
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDPR Desak Polri Sikat Habis Jaringan Narkoba Kampung Bahari Tanpa Sisa
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan