Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapolres Madina Pimpin Apel Pergeseran Pasukan PAM Pilkada Serentak 2024

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh membacakan amanat ketika apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkada Madina 2024, di Mapolres Madina, Senin (25/11/2024).

nusantaraterkini.co, MADINA - Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH SIK memimpin apel pergeseran pasukan Operasi Mantap Praja Toba 2024 dalam rangka pengamanan (PAM) pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di wilayah Kabupaten Madina, Senin (25/11/2024).

Apel pergeseran pasukan operasi Mantap Praja Toba 2024 dilaksanakan di lapangan Multifungsi Tantya Sudhirajati Markas Polres Madina.

Kapolres Madina dalam amanatnya menyampaikan, dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak ini, Polres Madina dan jajaran menurunkan sebanyak 357 personel yang terdiri dari Polres Madina sebanyak 300 personel, BKO dari Sat Brimob phh 30 personel dan Dalmas DitSamapta Polda Sumut 27 personel.

Baca Juga : Zakaria Rambe: Perintah Reklamasi Sama Saja dengan Perintah Liar!

"Sat Brimob phh ini stand by di Sipirok yang mana apabila dibutuhkan dapat digeser kapan pun dan BKO Dalmas DitSamapta Polda Sumut sebanyak 27 personel untuk membackup pengamanan terhadap 801 TPS yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal," kata Kapolres Madina.

AKBP Arie Paloh juga menegaskan kepada seluruh personel, dalam menjalankan tugas fungsi Polri sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat harus siap ditempatkan di mana saja dan kapan saja dalam melaksanakan tugas negara.

Pada apel itu, Kapolres juga memberikan sejumlah perhatian kepada personel, diantarnya adalah personel yang akan melaksanakan pengamanan dan pengawalan logistik di Pilkada melaksanakan pengamanan dan pengawalan sebaik mungkin.

Baca Juga : Kapolres Madina dan Kapolsek Kotanopan Diduga Legalkan PETI di Kotanopan

"Petakan kerawanan di jalur yang akan dilewati, jaga kondisi logistik Pilkada seutuhnya dan sebaik mungkin," ujarnya. 

Kemudian, kepada personil PAM TPS harus dapat memetakan kerawanan di desa dan dilarang memasuki TPS kecuali atas permintaan petugas KPPS dan mencatat semua kegiatan menonjol selama proses pemungutan dan perhitungan suara.

Selanjutnya adalah mengamankan dan mengawal pergeseran kotak suara dan surat suara dari TPS ke desa desa ke kantor camat dan seterusnya. 

Baca Juga : Kapolres Madina Jelaskan Kronologi Pembakaran Polsek MBG, Bantah Isu Tangkap Lepas Bandar Narkoba

Turut hadir dalam apel pergeseran pasukan tersebut, Bupati Madina, HM Ja'far Sukhairi Nasution, para Pimpinan Forkompimda, TNI-AD, TNI-AL, Katua KPU, Komisioner Bawaslu, Kepala BNNK, ulama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 

(Mra/nusantaraterkini.co)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita nusantaraterkini.co WhatsApp Channel : 

Baca Juga : Terlilit Hutang, Motif Pelaku Habisi Nyawa Diva Calon Paskibra di Madina

https://whatsapp.com/channel/0029VaaSRkoISTkE3JQqxN2x