Harga Emas Tahun 2026 Masih Bullish
Gunawan Benjamin menyatakan emas tetap berpeluang alami kenaikan harga selama setahun ke depan, meskipun tidak menutup kemungkinan koreksi lanjutan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Masih terlalu dini jika kita ingin memproyeksikan harga emas dalam satu tahun ke depan. Karena ketidakpastian masih begitu besar yang bisa membuat pergerakan harga emas kian sulit untuk diproyeksikan.
“Dan ketidakpastian itu sendiri datang dari gejolak geopolitik yang dalam kondisi tertentu bisa membuat ekonomi alami guncangan,” kata Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin seperti rilis yang diterima nusantaraterkini.co pada Selada (3/2/2026).
Gunawan Benjamin menyatakan emas tetap berpeluang alami kenaikan harga selama setahun ke depan, meskipun tidak menutup kemungkinan koreksi lanjutan yang bisa saja berulang.
“Jika melihat fundamental ekonomi global, sebenarnya emas memiliki kesempatan untuk menguat terbatas. Dari posisi saat ini $4.914 (Rp 82.405.323) -1 dolar Rp 16.769,50-, potensi lompatan ke angka $5.430 (Rp 91.058.385) per ons troy saya pikir sudah bisa mencerminkan kondisi fundamental. Berarti ada kemungkinan kenaikan sekitar Rp 8.653.062,” terang Gunawan Benjamin.
Geopolitik Berpeluang Dorong Kenaikan Harga Emas
Namun geopolitik berpeluang menciptakan tekanan besar pada ekonomi dan berpeluang untuk mendorong kenaikan kinerja harga emas.
“Geopolitik akan memperburuk kondisi ekonomi dengan lebih cepat, dan memicu potensi kenaikan harga emas yang tidak terkendali,” katanya.
Ia memprediksi, apabila konflik (perang) global mulai pecah tahun ini, maka harga emas berpeluang naik hingga ke level $5.750 (Rp 96.424.625) berpeluang terjadi dalam waktu dekat.
“Akan tetapi jika eskalasinya meningkat dan meluas maka harga emas dunia kembali berpeluang naik melebihi proyeksi fundamental paling optimis siapapun,” ujarnya.
Potensi kenaikan harga emas pada tahun ini pada dasarnya masih terbuka. “Dan ketidakpastian membuat ekspektasi harga emas ke depan akan menjadi sangat beragam. Namun saya berpendapat selama investor masih dihantui rasa khawatir akan potensi ekonomi memburuk maka potensi krisis selalu menyertainya,” katanya.
Dan emas, masih dikatakan Gunawan Benjamin, akan menjadi instrumen yang akan memegang kendali disaat krisis itu terjadi.
(Akb/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·5 menit yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·21 menit yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NASIONALMenhan Sjafrie Kumpulkan Pejabat Kemhan Bahas Potensi Ancaman Strategis
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Gelar Subuh Keliling dan Bagikan 300 Sembako di Gandus
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKalahkan TLID 3-2, NAVI Melaju Grand Final MPL ID Season 18
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan