Indeks Utama Wall Street Terduduk ke Level Terendah dalam Seminggu di Hari-Hari Terakhir 2024
Indeks saham utama Wall Street dibuka melemah tajam dan mencapai level terendah dalam lebih dari seminggu.
Nusantaraterkini.co, New York - Pada perdagangan Senin (30/12/2024) Indeks saham utama Wall Street dibuka melemah tajam dan mencapai level terendah dalam lebih dari seminggu.
Dengan volume perdagangan yang tipis dan imbal hasil US Treasury yang tinggi membayangi reli akhir tahun yang biasanya kuat untuk pasar saham.
Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, pada pukul 09:57 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 651,52 poin, atau 1,52%, menjadi 42.340,69.
S&P 500 melemah 89,52 poin, atau 1,51%, ke 5.881,32 dan Nasdaq Composite turun 326,47 poin, atau 1,66%, menjadi 19.397,26.
Semua 11 sektor dalam indeks S&P 500 mengalami penurunan, dengan sektor konsumsi non-primer memimpin pelemahan.
BACA: Aksi Jual Melanda Akhir Pekan Ini, Tiga Indeks Acuan Utama Wall Street Ditutup Memerah
Saham-saham berbasis pertumbuhan seperti Tesla dan Meta masing-masing melemah 3,1% dan 2,2%. Saham Broadcom anjlok 3,8%, menyebabkan indeks semikonduktor turun lebih dari 2%.
Penurunan ini tidak biasa, karena saham cenderung menguat selama lima hari terakhir Desember hingga dua hari pertama Januari, fenomena yang dikenal sebagai "Santa Claus rally."
BACA: Semua Indeks Utama Wall Street Melompat Lebih Tinggi Menandai Hari Pertama Reli Musiman Santa Claus
Berdasarkan data Stock Trader's Almanac, S&P 500 rata-rata naik 1,3% selama periode tersebut sejak 1969.
Namun, tekanan dari imbal hasil US Treasury yang meningkat telah menjadi hambatan.
Imbal hasil obligasi acuan 10 tahun terakhir tercatat di 4,548%, mendekati level tertinggi sejak Mei 2024.
"Jika imbal hasil terus bertahan pada level ini... hal ini akan menjadi hambatan yang kuat bagi harga ekuitas, karena investor memilih keamanan relatif dari pengembalian 5% yang hampir terjamin pada dana dalam Obligasi Pemerintah AS, dibandingkan dengan ketidakpastian saham, yang banyak di antaranya diperdagangkan pada atau mendekati level tertinggi sepanjang masa," kata David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation.
Indeks S&P 500 sebelumnya mencatat kenaikan tipis pekan lalu, namun reli awal tahun telah mendorong valuasi saham melonjak.
Indeks ini telah berada di pasar bullish selama lebih dari dua tahun dan siap mengakhiri tahun kedua berturut-turut dengan kenaikan lebih dari 20%.
Namun, pasar telah menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga pada 2025 setelah Federal Reserve mengambil sikap hati-hati pada pertemuan terakhirnya.
Berdasarkan alat FedWatch CME Group, pasar kini memprediksi penurunan suku bunga pertama akan terjadi pada Mei tahun depan.
Investor juga mengamati data ekonomi utama seperti survei aktivitas manufaktur ISM untuk Desember dan laporan klaim pengangguran mingguan, menjelang laporan pekerjaan utama pekan depan.
Saham Boeing melemah 3,5%, menjadi yang terburuk di S&P 500, setelah Korea Selatan memerintahkan inspeksi keselamatan darurat pada seluruh sistem operasi maskapai menyusul kecelakaan udara terburuk negara itu akhir pekan lalu yang melibatkan pesawat Boeing.
Saham terkait kripto seperti MicroStrategy turun 5,3%, Coinbase melemah 4,9%, dan MARA Holdings turun 5%, mengikuti penurunan harga bitcoin sebesar 2,4%.
Volume perdagangan diperkirakan tetap rendah menjelang libur Tahun Baru pada Rabu dan kemungkinan tetap sepi hingga 6 Januari.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAHarry Kane Ungkap Rahasia Sepak Bola Modern, Fleksibilitas Posisi Jadi Kunci
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Cuma Dilatih Sebulan Langsung Dikirim ke Medan Perang
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerseret Kasus Dugaan Pelecehan, Anggota DPRD Kota Serang Minta Tak Ditahan
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolri Bongkar TPPO Berkedok Rekrutmen Tentara Rusia, 13 Orang Jadi Tersangka
hendra·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALImigrasi Denpasar Amankan 3 WNA Diduga Tawarkan Jasa Prostitusi, Tarif Capai Rp13,7 Juta
hendra·5 jam yang lalu -
NASIONALGibran Didesak Mundur Usai Putusan MA, Denny Indrayana Minta DPR Mulai Proses Pemakzulan
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSOJK Pacu Inovasi Keuangan Syariah, Produk dan Layanan Diminta Lebih Berpihak pada Konsumen
hendra·7 jam yang lalu -
NEWS VIDEOEdarkan 599 Vape Narkoba, E-S Pegawai Lapas Kelas I Medan Terancam Dipecat
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
SUMSELKetua RT dan RW Jadi Korban Pembacokan Brutal di Palembang, Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku
hendra·7 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKetua RT dan RW di Palembang Dibacok OTK, Diduga Gegara Sengketa Lahan
Rozie Winata·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan