Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

HNW soal Wacana Mobil & Motor Wajib Asuransi: Jangan Buat Kebijakan yang Belum Matang

Sudahlah ini pemerintah di akhir masa jabatannya, justru membuat kebijakan yang membuat lega masyarakat gitu

Bagikan:
Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewacanakan peraturan asuransi wajib untuk kendaraan mobil dan sepeda motor pribadi.
Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewacanakan peraturan asuransi wajib untuk kendaraan mobil dan sepeda motor pribadi.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewacanakan peraturan wajib untuk kendaraan mobil dan sepeda motor pribadi.

Merespon hal itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengkritisi hal tersebut karena seolah-olah muncul wacana wajib kendaraan pribadi tersebut. Padahal, sambungnya, masa pemerintahan Presiden Jokowi tinggal tiga bulan lagi. 

"Sudahlah ini di akhir masa jabatannya, justru membuat kebijakan yang membuat lega masyarakat gitu. Jangan malah membuat kebijakan yang belum dikaji secara matang tapi bisa berdampak membebani masyarakat dan membebani pemerintah yang akan datang," ujar pria akrab disapa HNW, Selasa (23/7/2024).

Dia pun mendorong pemerintah tidak buru-buru menerbitkan peraturan asuransi wajib untuk kendaraan mobil dan sepeda motor pribadi. HNW meyakini kebijakan tersebut sangat berpotensi mendapat penolakan besar dari masyarakat.

Oleh sebab itu, elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meyakini pemerintah presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto yang malah akan mengurusi permasalahan tersebut, bukan pemerintahan Jokowi. 

"Sebaiknya, menurut saya, sih wacana ini terlebih dahulu diendapkan gitu ya. Berikanlah kesempatan kepada pemerintah yang akan datang mengurusi periode yang akan datang itu mestinya seperti apa," kata HNW.

Sebelumnya, pada Oktober 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat mengungkapkan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) tentang asuransi wajib sedang digodok dan ditargetkan terbit pada 2024. Apalagi, Omnibus Law Keuangan yang telah disahkan menjadi UU pada 2023 mengatur tentang asuransi third party liability (TPL) atau asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga.   

“PP ini [asuransi wajib] sedang dalam pembahasan dan ditargetkan terbit pada 2024,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru