Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Emas Spot Naik 0,1% di Level US$2.616,13 Per Ons Troi Didorong Ekspektasi Investor akan Jalur Pemangkasan Suku Bunga

Editor:  Team
Reporter: wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
harga emas naik tipis didorong oleh ekspektasi investor akan jalur pemangkasan suku bunga yang lebih moderat dari The Fed tahun depan, di tengah pekan perdagangan yang dipersingkat oleh liburan.(sumber foto: reuters)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Selasa (24/12/2024) harga emas naik tipis didorong oleh ekspektasi investor akan jalur pemangkasan suku bunga yang lebih moderat dari The Fed tahun depan, di tengah pekan perdagangan yang dipersingkat oleh liburan.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$2.616,13 per ons troi pada pukul 03.07 GMT. Sementara emas berjangka AS stabil di US$2.629,80 per ons troi.

BACA: Harga Emas Spot Naik 0,2% di Level US$2.626,44 Per Ons Troi Terkerek Aksi Short Covering Setelah Mencatat Kerugian Mingguan

Baca Juga : Harga Emas Tahun 2026 Masih Bullish

Volume perdagangan diperkirakan menurun seiring mendekatnya akhir tahun.

Investor kini memusatkan perhatian pada seberapa cepat dan signifikan bank sentral AS akan memangkas suku bunga pada 2025.

The Fed melanjutkan penurunan suku bunga pada Desember setelah periode kenaikan yang agresif, namun mengisyaratkan pemangkasan yang lebih sedikit untuk tahun depan.

Baca Juga : Tensi Geopolitik Sedikit Mereda, Harga Emas dan IHSG Kompak Naik

BACA: Harga Emas Spot Tercatat Turun 0,96% dari Posisi US$ 2.648,23 Per Ons Troi Dalam Sepekan

Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Meskipun data inflasi AS yang moderat pada Jumat lalu mengurangi kekhawatiran tentang laju pemangkasan tahun depan, pasar masih memperkirakan hanya sekitar 35 basis poin pemangkasan untuk 2025.

Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760

Kelvin Wong, analis senior pasar di OANDA untuk kawasan Asia Pasifik mengatakan, selanjutnya, pasar akan mencermati kebijakan tarif perdagangan dari Donald Trump dan bagaimana reaksi mitra dagang yang menjadi targetnya.

BACA: Harga Emas Spot Sedikit Berubah Berada di Level US$ 2.596,89 Per Ons Troi

“Saya percaya tarif perdagangan adalah salah satu taktik negosiasi, dan jika mitra dagang tidak menerima pendekatan tersebut, mereka mungkin membalas dengan sanksi lain terhadap produk AS. Ini dapat menyebabkan volatilitas di pasar dan meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven,” jelas Wong.

Baca Juga : Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Tertekan ke Rp16.770

Investor AS juga mempersiapkan berbagai perubahan pada 2025, mulai dari tarif, deregulasi, hingga kebijakan pajak, yang akan memengaruhi pasar saat Presiden terpilih Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari.

BACA: Harga Emas Merosot Mendekati Level Terendah ke Level US$ 2.588,8 Per Ons Troi

Sepanjang tahun ini, emas mencatat kenaikan hampir 27%, menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 2010.

Kenaikan ini didorong oleh pembelian besar-besaran oleh bank sentral, ketegangan geopolitik, dan pelonggaran kebijakan moneter oleh sejumlah bank besar.

Untuk logam mulia lainnya; perak spot naik 0,1% menjadi US$29,68 per ons troi, palladium naik 0,5% menjadi US$934,51, dan platinum turun 0,1% menjadi US$938,00.