Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Harga Emas Spot Gagal Berbalik Menguat Terduduk di US$ 2.679,14 Per Ons Troi Setelah Anjlok Lebih dari 1%

Pada perdagangan Jumat (13/12/2024) pukul 6.54 WIB pagi ini harga emas spot gagal berbalik menguat setelah kemarin anjlok lebih dari 1% di pasar spot.

Bagikan:
Pada perdagangan Jumat (13/12/2024) pukul 6.54 WIB pagi ini harga emas spot gagal berbalik menguat setelah kemarin anjlok lebih dari 1% di pasar spot.ย (Sumber foto:kontan)
Pada perdagangan Jumat (13/12/2024) pukul 6.54 WIB pagi ini harga emas spot gagal berbalik menguat setelah kemarin anjlok lebih dari 1% di pasar spot.ย (Sumber foto:kontan)
A A

Nusantaraterkini.co, New York - Pada perdagangan Jumat (13/12/2024) pukul 6.54 WIB pagi ini harga emas spot gagal berbalik menguat setelah kemarin anjlok lebih dari 1% di pasar spot. 

harga emas spot berada di US$ 2.679,14 per ons troi dari penutupan perdagangan kemarin di US$ 2.680,73 per ons troi.

BACA: https://nusantaraterkini.co/harga-emas-spot-turun-05-ditopang-meningkatnya-ekspektasi-pemotongan-suku-bunga-oleh-federal-reserve

Sedangkan harga emas berjangka turun 0,21% menjadi US$ 2.703,70 per ons troi.

merosot lebih dari 1% pada hari Kamis karena investor membukukan keuntungan setelah sempat mencapai level tertinggi dalam lima minggu di awal sesi. 

Para investor juga menyesuaikan posisi menjelang pertemuan minggu depan.

BACA: Harga Emas Spot Naik Lagi 0,10% ke Level US$ 2,698,93 Per Ons Troi Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Ekspektasi Penurunan Suku Bunga AS

spot kemarin turun 1,38%. Sementara harga emas berjangka ambruk 1,72%.

"Harga emas tetap tinggi dalam jangka pendek, meskipun penurunan mungkin terjadi menjelang pertemuan Federal Reserve karena investor mengunci keuntungan," kata Zain Vawda, analis pasar di MarketPulse by OANDA kepada Reuters.

BACA: Harga Emas Masih Menguat Tipis di Hari Ketiga Berturut-turut Berada di Level US$ 2.661,36 Per Ons Troi

"Fokus akan beralih pasca-pertemuan ke arahan pada sesi Januari dan arah kebijakan mendatang, yang akan sangat penting dalam menentukan keberlanjutan kenaikan pasar lebih lanjut," imbuh dia.

Alat FedWatch CME menempatkan kemungkinan penurunan suku bunga Desember pada 98%.

Alex Ebkarian, kepala operasi di Allegiance Gold mengatakan bahwa meskipun ada peningkatan peluang penurunan suku bunga minggu depan, inflasi meningkat.

BACA: Harga Emas Antam Meroket Dibanderol Rp1.534.000 Per Gram di Perdagangan Rabu (11/12/2024)

Harga produsen AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan November di tengah lonjakan biaya pangan. Ini diikuti oleh data inflasi hari Rabu yang menunjukkan harga konsumen meningkat paling tinggi dalam tujuh bulan pada bulan November.

Klaim pengangguran juga meningkat pada minggu terakhir. Data terbaru ini menunjukkan pasar tenaga kerja yang mereda sehingga lebih mungkin bahwa The Fed akan memangkas suku bunga minggu depan untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, ECB memangkas suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini, sebesar seperempat poin persentase dan tetap membuka peluang untuk lebih banyak lagi.

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait