Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

H-1 Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Alami Kenaikan Tajam

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Ilham Al Banjari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pedagang pangan di Pasar Tradisional Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut. (Foto: istimewa)

H-1 Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Alami Kenaikan Tajam 

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Pemantau Harga Pangan Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan, jika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan tajam menjelang atau H-1 Ramadan 1445 H/2024, Senin (11/3/2024).

Baca Juga : DPR Dorong Perum Bulog Jadi Badan Mandiri Demi Stabilitas Harga Pangan

Kenaikan tajam terpantau di Pasar Tradisional Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumut. Di mana komoditas tomat yang sebelumnya dibanderol Rp15 ribu/kg kini sudah menyentuh Rp25 ribu/kg.

Baca Juga : Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkab Deli Serdang Komitmen Pastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

Untuk cabai merah yang pada pekan lalu berada dikisaran Rp60 ribu/kg kini dibanderol Rp85 ribu. Selanjutnya, cabai rawit naik dari Rp45 ribu/kg menjadi Rp50 ribu/kg.

Kemudian, daging sapi masih relatif stabil yang dibanderol dari Rp125 ribu/kg sampai Rp135 ribu/kg. Menyusul daging ayam yang dibanderol mulai dari Rp36 ribu/kg sampai Rp40 ribu/kg.

Baca Juga : Transaksi Pasar Murah Pemko Medan Tembus Rp 3,2 Miliar, Beras dan Telur Paling Diburu

Selanjutnya minyak goreng curah yang dibanderol Rp16 ribu/kg sampai Rp17 ribu/kg. Lalu gula pasir dibanderol Rp18 ribu/kg.

Baca Juga : Pemko Medan Buka Bazar Kebutuhan Pokok Jelang Akhir Tahun, Wali Kota Rico Waas Desak Ketersediaan Stok Komoditas

Ketua Pemantau Harga Pangan Sumut Gunawan Benjamin menilai kenaikan beberapa komoditas khususnya pangan hortikultura terjadi karena petani tidak banyak melakukan aktivitas di ladang pada hari minggu. Menurutnya wajar jika terjadi kenaikan.

"Sementara itu, ekspektasi awal Ramadan jatuh pada hari Senin juga membuat pasokan sejumlah pangan hortikultura menjadi berkurang, padahal sisi permintaan masih tinggi di awal pekan ini," ujarnya kepada Nusantaraterkini.co.

Baca Juga : Harga Emas Tahun 2026 Masih Bullish

Gunawan juga menilai pada daging ayam meski bergerak stabil namun masih terbilang mahal. Dia menyebut permintaan terpantau mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir.

Baca Juga : Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Jaga Ekonomi Sumut di Level 5% pada 2026

"Telur ayam juga masih stabil setelah sempat naik di bulan Februari," ujarnya.

Gunawan juga menyebut harga beras terpantau bergerak stabil. Pengamat ekonomi Sumut ini juga tidak menepis harga gabah kembali naik dikisaran Rp6.300/kg khususnya untuk gabah kering panen (GKP).

"Pemerintah harus mewanti-wanti kemungkinan terjadinya kenaikan harga beras ke depan. Musim panen yang sesaat lagi akan kita lewati, nyatanya tidak membuat harga gabah di Sumut turun ke kisaran Rp5.000/kg," sebutnya.

Dia menilai Bulog menjadi kunci untuk merendam potensi kenaikan harga dalam jangka pendek. Dia juga menyoroti stok cadangan beras pemerintah (CBP) Bulog sekira 20 ribu ton perbulan.

"Saya menilai angka tersebut masih jauh dari kata cukup untuk meredam harga, Setidaknya kita butuh 30 ribu ton perbulan atau sekitar 100 ribu ton tambahan stok dalam satu tahun ke depan," pungkasnya. 

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan 1 Ramadan pada Selasa (12/3/2024). Artinya umat Muslim di Indonesia akan memulai ibadah puasa pada besok hari.

(HAM/nusantaraterkini.co)