Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemko Medan Buka Bazar Kebutuhan Pokok Jelang Akhir Tahun, Wali Kota Rico Waas Desak Ketersediaan Stok Komoditas

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, membuka pasar murah di pelataran Gereja GKPI Jemaat Khusus Sidorame, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Rabu (10/12/2025).(foto:Diskominfo Medan)

Nusantaraterkini.co,MEDAN-Pemerintah Kota Medan secara resmi meluncurkan Bazar Kebutuhan Pokok bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pembukaan kegiatan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bertempat di pelataran Gereja GKPI Jemaat Khusus Sidorame, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Rabu (10/12/2025).

Aksi pasar murah yang tersebar di 53 lokasi dan mencakup 21 kecamatan di Kota Medan ini menawarkan delapan jenis komoditas dasar. Inisiatif Pemko Medan ini bertujuan untuk meredam potensi lonjakan harga yang lazim terjadi menjelang akhir tahun, sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan: Wali Kota Rico Waas Sidak Pasar dan Gelar Pasar Murah

Rico Waas dalam sambutannya menyoroti adanya kecenderungan kenaikan harga di pasaran saat mendekati pergantian tahun. Ia menyampaikan pengalamannya saat meninjau Pasar Pringgan belum lama ini, di mana beberapa harga bahan pangan memang terpantau mengalami sedikit peningkatan.

"Kondisi kenaikan harga ini menjadi salah satu yang menyebabkan inflasi. Maka dari itu Pemko Medan menggelar pasar murah jelang Natal dan tahun baru. Dengan tujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau," ujar Rico Waas.

Lebih lanjut, Rico Waas menekankan bahwa bazar ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan terjangkau.

"Pasar murah ini komitmen Pemko Medan untuk membantu masyarakat dalam menyambut Natal dan tahun baru. Setidaknya ini bisa meringankan biaya yang dikeluarkan masyarakat," tegas Rico Waas.

Dalam konteks pelaksanaan pasar murah yang menyediakan harga bersubsidi tersebut, Wali Kota Rico Waas secara khusus memberikan instruksi keras terkait manajemen stok. Ia meminta agar ketersediaan komoditas pangan yang dijual harus terus dipantau dan dijamin tidak kekurangan selama periode bazar berlangsung.

"Saya minta stok bahan pokok di Pasar Murah diperhatikan. Jangan setelah launching tiba-tiba kehabisan atau kosong stoknya. Pantau terus selama pelaksanaan pasar murah," desaknya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag, Citra Effendi Capah, menjelaskan bahwa tujuan utama dari gelaran ini adalah untuk pengendalian inflasi regional, mendorong stabilisasi harga, serta meningkatkan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Pasar murah ini akan beroperasi selama sepuluh hari, mulai tanggal 10 hingga 20 Desember. Delapan komoditas utama yang dijual, antara lain, beras kualitas medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang kupas, margarin, minyak goreng, dan sirup.

Harga jual produk setelah disubsidi mencakup beras seharga Rp12.500 per kg, gula pasir Rp14.000 per kg, dan telur seharga Rp1.550 per butir.

Selain pembukaan pasar murah, Wali Kota Rico Waas juga menyerahkan bantuan berupa 122 unit peralatan kerja (terdiri dari 16 jenis) secara simbolis kepada 60 kelompok usaha bersama dan koperasi yang berada di bawah pembinaan Dinas Koperasi UKM Perindag. 

Baca Juga : Plt Sekda Kota Padangsidimpuan Tinjau Gerakan Pangan Murah

"Saya berharap bahwa bantuan ini dapat membantu meningkatkan usaha masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan pelaku usaha," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)