Fenomena Mengejutkan Air Danau Toba Berubah Warna dan Keruh, Ini Kata Warga Sekitar
Perubahan warna air Danau Toba telah terjadi beberapa hari lalu, perubahan tersebut terjadi setiap tahunya yang menandakan musim kemarau akan datang
Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Fenomena mengejutkan, air Danau Toba mengalami perubahan warna yang semulanya berwarna biru kehijauan berubah warna menjadi kecoklatan gelap.
Warna air Danau Toba dipantau di sepanjang Waterfroncity dan Pinggiran Danau di Kota Pangururan, Kabupaten Samosir.
Baca Juga: Presiden Putuskan Empat Pulau Milik Aceh, Bobby Nasution Minta Laporan ke Masyarakat Aceh Dihentikan
Peristiwa perubahan warna air Danau Toba diduga, disebabkan beberapa hal seperti surutnya permukaan air Danau yang membuat dasar Danau yang berlumpur terangkat, serta adanya aktivitas pertanian dan kebakaran lahan yang dapat menyumbang sedimen ke dalam Danau.
Perubahan warna air Danau tersebut, ternyata sudah biasa bagi warga setempat, tetapi perubahan ini membuat wisatawan atau orang yang baru tinggal di Samosir terkejut.
Salah satu warga boru Simbolon yang sedang menyuci di pinggiran Danau Toba, mengatakan bahwa perubahan warna air terjadi akhir-akhir ini.
"Perubahan warna air Danau Toba telah terjadi beberapa hari lalu, perubahan tersebut terjadi setiap tahunya yang menandakan musim kemarau akan datang," ucapnya, Selasa(17/06/25).
Ia juga mengatakan, bahwa kadang warna air Danau Toba ketika pagi hari lebih bersih dan sorenya kotor.
"Akhir-akhir ini air danau semakin berwarna coklat atau kotor, kadang pagi bersih dan sore seperti ini keruh. Meskipun terlihat berubah warna dan keruh, tidak membuat kami enggan untuk menyuci pakaian karena hal tersebut sudah biasa," ujarnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tetapkan Empat Pulau yang Bersengketa Milik Aceh
Ia beharap, kiranya musim kemarau tidak terlalu panjang dan tidak terjadi kekeringan panjang di Samosir.
"Kita sebagai masyarakat, berharap kiranya musim kemarau tidak begitu lama sehingga tidak terjadi kemarau panjang. Jika terjadi kemarau panjang yang paling susah ialah warga yang di dolok-dolok Samosir, jauh dari Danau maupun mata air," tutupnya.
(jas/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKSoal Isu Politik Uang Muktamar, Pengurus NU Padangsidimpuan Mengelak
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLADouvikas Menggila, Como 1907 Bungkam Sassuolo 2-0 dan Tembus Empat Besar
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
RELIGIHujan Turun saat Shalat Istisqa, Jamaah Aulia Cendikia Tetap Khusyuk
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Palembang Prediksi Sejumlah Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan 3 Hari Ke Depan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKasus Jalan dan DJKA di Sumut, GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEODorong UMKM Naik Kelas, Kemenparekraf Bersama Komisi VII DPR RI Perkuat Ekosistem Creative Hub Simalungun
Fadli Tara·5 jam yang lalu -
SUMSELPemkot Palembang Terima Dana Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla dan Asap
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Ungkap Penyebab Hujan Ringan di Palembang: Hasil Dinamika Atmosfer dan OMC
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
NASIONALKawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALCekcok Berujung Maut, Polres Muratara Tangkap Satu Pelaku Pengeroyokan di Rawas Ilir
Rozie Winata·6 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan