Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dua Atlet Karate Sumut Tewas Kecelakaan di Sumbar, KONI: Kami Menunggu Sikap Forki

Editor:  hendra
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana rumah duka atlet karateka asal Sumatera Utara, Fahri Akbar (11), di Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)

nusantaraterkini.co, MEDAN – Dua atlet karate asal Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Dhijey Lexisie (17) dan Fahri Akbar (11), meninggal dunia dalam kecelakaan bus di Jalan Tol Padang-Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (7/9/2025).

Menanggapi kabar duka tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut menyatakan masih menunggu sikap resmi dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) maupun perguruan karate tempat kedua atlet tersebut bernaung.

Baca Juga : Jenazah Dua Atlet Karate Sumut Dibawa ke Rumah Duka

Wakil Ketua Umum KONI Sumut, Irwan Pulungan, saat disinggung terkait apakah pihaknya akan memberikan semacam santunan atau dukungan moril, Irwan, belum menanggapi. Namun, dia mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa mendahului organisasi cabang olahraga terkait sebelum menyampaikan pernyataan resmi.

“Saran kami, lebih baik dikonfirmasi ke perguruan Shindoka atau ke Forki. Kami tentunya tidak boleh mendahuluinya,” kata Irwan kepada Nusantaraterkini.co melalui pesan WhatsApp, pada Rabu (10/9/2025).

Baca Juga : Sopir Kabur usai Kecelakaan Maut Atlet Karate asal Sumut, Orang Tua Korban Minta ALS Tanggung Jawab

kecelakaan yang menewaskan dua atlet muda tersebut terjadi saat rombongan karateka asal Sumut dalam perjalanan pulang ke Sumut setelah mengikuti sebuah kejuaraan bernama Road to National dan Internasional Shukaido Karate Open Series I di kota Padang, Sumbar. Bus yang ditumpangi mereka terkonfirmasi milik PT ALS.

Humas PT ALS, Alwi Matondang, menjelaskan jika pihaknya telah menerima informasi mengenai insiden tersebut dari pihak kepolisian.

Baca Juga : Kecelakaan Maut Bus Atlet Karate Sumut: Ibu dan Abang Kandung Korban Alami Luka Berat

Dia mengatakan, jika bus pariwisata dengan nomor polisi BK 7444 UA tersebut, mengalami insiden setelah sopir diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan.

“Kalau kita lihat bus itu sempat berguling. Tapi tidak bisa dipastikan apa penyebabnya, karena kita masih mencari keberadaan sopir,” ucap Alwi saat dikonfirmasi terpisah.

Selain korban jiwa, sejumlah penumpang lain termasuk ibu kandung Fahri Akbar, dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapat perawatan medis.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)