Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Donald Trump Pecat Panglima Militer AS, Ini Penyebabnya

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (21/1/2025). (Foto: Jim Watson/AFP)

nusantaraterkini.co MEDAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat panglima militer Jenderal Charles ‘CQ’ Brown pada Jumat (21/2/2025). 

Semestinya Brown menduduki jabatan Kepala Staf Gabungan Militer AS selama empat tahun. Namun, baru dua tahun menjabat, dia dicopot.

Keterangan pemecatan CQ disampaikan Trump lewat unggahan media sosial Truth. Trump menyampaikan terima kasih atas pengabdian CQ selama 40 tahun di Militer AS.

Baca Juga : Warga Deli Serdang yang Tewas saat Bentrok Masalah Lahan Ternyata Kena Tembak di Leher dan Dada

“Saya merasa terhormat mengumumkan bahwa saya mencalonkan Letnan Jenderal Angkatan Udara Dan 'Razin' Caine untuk menjadi Ketua Kepala Staf Gabungan berikutnya,” kata Trump seperti dikutip dari AFP melalui kumparan, Sabtu (22/2/2025).

"Jenderal Caine adalah pilot ulung, pakar keamanan nasional, pengusaha sukses, dan 'pejuang perang' dengan pengalaman signifikan dalam operasi khusus dan antarlembaga," tulis Trump.

Caine dikenal sebagai pilot F-16 dengan 150 jam terbang. Ia pernah pula ditugaskan di CIA untuk urusan militer.

Baca Juga : Propam Periksa 4 Anggota Ditsiber Polda Jateng, Terkait Permintaan Maaf Sukatani

Sedangkan pendahulunya, CQ adalah pria kulit hitam kedua yang menduduki jabatan panglima. Sebelumnya CQ, warga Afrika-Amerika pertama yang menjadi panglima adalah Collin Powel pada 1989 sampai 1993.

Adapun Trump sampai sekarang tidak membeberkan alasan pemecatan CQ. Tapi, Trump pada pemilu lalu berjanji akan memecat jenderal-jenderal yang dianggap bertanggung jawab penarikan tentara AS dari Afghanistan pada 2021 lalu.

(Dra/nusantaraterkini.co).