Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Didukung TNI, Koptan Saroha Sulap Bekas Tambang Emas Ilegal Jadi Sawah Produktif

Editor:  hendra
Reporter: Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kasdim 0212/TS bersama unsur Forkopincam Kotanopan melakukan penanaman di kawasan sawah yang baru saja dibuat oleh Kelompok Tani Saroho, Kotanopan, Mandailing Natal, Rabu (13/8/2025). (Foto: istimewa).

nusantaraterkini.co, MADINA Bekas galian tambang emas ilegal di Kelurahan Pasar Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini berubah wajah. Lahan seluas 1 hektare yang dulunya rusak akibat aktivitas tambang, kini disulap menjadi sawah baru oleh Kelompok Tani (Koptan) Saroha.

Program penanaman padi cetak baru ini mendapat dukungan penuh dari TNI-Polri dan Forum Pimpinan Kecamatan Kotanopan. Kehadiran mereka bukan hanya sebatas seremonial, tapi juga wujud komitmen untuk memulihkan lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0212/Tapsel, Kapten Inf Hasbullah Pasaribu, yang hadir langsung dalam kegiatan ini mengungkapkan bahwa bibit padi yang digunakan adalah varietas Sigudang. Salah satu jenis varietas bibit padi unggul yang dikenal memiliki hasil panen melimpah dan kualitas terbaik.

Baca Juga : Pembunuh Paskibra Wanita Tanpa Busana di Sumut Ditangkap

“Selain meresmikan penanaman padi di lahan cetak baru ini, kami juga memberikan bantuan satu unit mesin Dongfeng untuk membantu petani memompa air ke sawah,” ujar Kasdim.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperbaiki ekosistem lahan bekas tambang, tetapi juga menjadi contoh bahwa kerusakan alam bisa dipulihkan dan dimanfaatkan kembali untuk kesejahteraan masyarakat. 

(Mra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : 2 Anak Tewas Tenggelam di Bekas Galian PETI di Desa Rantobi