Nusantaraterkini.co, SULSEL - Handayani, seorang jemaah haji kloter 5 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku sempat mendengar ledakan saat berada dalam pesawat.
"Ada ledakan tadi, kayaknya di bagian sayap belakang," kata Handayani kepada Kompas.com saat ditemui di Aula Mina Asrama Haji Sudiang, Rabu (15/5/2024) malam.
Dia mengungkapkan, mendengar suara ledakan itu bukan saat pesawat berada di udara melainkan saat pesawat akan lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Baca Juga : Warga Dengar Ledakan saat Muatan Crane Jatuh di Jalur MRT Kebayoran Baru, HK Selidiki Insiden
"Baru mau lepas landas (ada ledakan)," ujarnya.
Namun usai mendengar suara ledakan, ia mengaku tak melihat ada asap, melainkan hanya suasana dalam pesawat yang terasa sangat panas.
"Panas saja, AC-nya ada nyala ada tidak," ungkapnya.
Baca Juga : Penjelasan dan Permohonan Maaf PBSI soal Percikan Api Istora Saat Indonesia Masters 2024
Sementara jemaah lainnya, Hamidah mengungkapkan, saat kejadian dirinya terus berzikir di dalam pesawat.
"Tidak panik, saya berzikir, saya serahkan sama Allah, kalau Allah menghendaki demikian yah sudah apa boleh buat," ucapnya.
Dirinya juga tidak melihat adanya benda yang terbakar atau sesuatu mengeluarkan asap saat berada atau di dalam pesawat.
Baca Juga : Iskandar ST jadi Korban Salah Tangkap, Fraksi NasDem Desak Polrestabes Medan Klarifikasi
Dirinya baru mengetahui pesawat akan kembali ke Bandara saat ada informasi dari kru pesawat.
"Nanti ada pengumuman baru tahu kalau kembali ke Bandara, saya juga tidak tahu sudah berapa jam di atas (udara) karena saya tenang. Alhamdulillah selamat," tandas dia.
Diketahui rombongan kloter 5 Embarkasi Makassar rencananya terbang ke Tanah Suci mennggunakan Garuda Indonesia kode GIA 1105 dengan membawa 450 jemaah.
Baca Juga : Dikira Pelaku Judi Online, Ketua Nasdem Sumut jadi Korban Salah Tangkap Oknum Polisi di Pesawat
Namun terpaksa pesawat bersama rombongan jemaah harus kembali ke Bandara karena ada kendala engine pesawat dan sempat mengeluarkan percikan api. (rsy/nusantaraterkini.co)
