Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Dengar Ledakan saat Muatan Crane Jatuh di Jalur MRT Kebayoran Baru, HK Selidiki Insiden

Editor:  hendra
Reporter: Dra/nusantaraterkini.co
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana Stasiun MRT Blok M BCA, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Muatan crane yang beroperasi di Kejaksaan Agung jatuh ke jalur MRT Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (30/5/2024) sore.

Hutama Karya selalu kontraktor dalam pengerjaan ini tengah selidiki Insiden tersebut.

Dalam peristiwa ini, warga sempat mendengar ada suara mirip ledakan yang disusul dengan timbulnya percikan api.

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Muatan yang diangkat crane jatuh ke area jalur MRT dan mengenai kabel listrik," kata warga sekitar, Nurul.

BACA JUGA : Material Konstruksi Gedung Kejagung Jatuh di Jalur MRT Blok M, Operasional Dihentikan

Nurul mengungkapkan, bahkan setelah besi terjatuh, berselang 5 menit, ada kereta yang melintas.

"Ada MRT arah Lebak Bulus sempet gesekan sama muatan yang jatuh," ungkap Nurul.

Akibat peristiwa ini, MRT mengalami gangguan. Calon penumpang tak bisa menggunakan jasa transportasi umum itu.

"Hari ini MRT Jakarta sedang tidak beroperasi karena sedang ada gangguan," kata seorang sekuriti Stasiun MRT Blok M BCA lewat pengeras suara.

Hutama Karya Selidiki Insiden

PT Hutama Karya (Persero) memastikan langsung melakukan penyelidikan terkait insiden jatuhnya material proyek Kejaksaan Agung (Kejagung) pada jalur MRT Jakarta, Kamis (30/5/2024).

BACA JUGA : 313 Calon Jemaah Haji Kota Binjai Dibekali Bumbu Pecal-Sambal Kentang, Ikan Teri dan Jahe

"Saat ini, tim proyek Hutama Karya langsung melakukan penyelidikan serta pembersihan lokasi kejadian dan segera melakukan koordinasi dengan pihak PT MRT Jakarta agar layanan MRT Jakarta dapat berfungsi kembali," kata EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, dalam keterangan tertulis.

Hutama Karya merupakan kontraktor dalam proyek Kejaksaan Agung. Perusahaan meminta maaf akibat insiden tersebut akses MRT menjadi terganggu.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dan sangat menyesal atas kejadian tersebut," ujarnya.

"Dikarenakan adanya insiden pada kegiatan konstruksi yang sedang dikerjakan Gedung Kejaksaan Agung RI yaitu oleh kontraktor Hutama Karya berdampak pada operasional kereta, maka operasional MRT Jakarta akan dihentikan sementara," kata Corsec MRT, Ahmad Pratomo, dalam keterangannya.

Saat ini, petugas tengah melakukan penanganan untuk mengevakuasi material kontruksi tersebut.

"Evakuasi dilakukan dengan menurunkan penumpang di stasiun terdekat. Saat ini sedang dilakukan penanganan oleh tim terkait dan untuk perkembangan informasi lebih lanjut, dapat dipantau pada media sosial MRT Jakarta," ujarnya.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari gangguan ini dan senantiasa memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jasa MRT Jakarta tetap terjaga," tutupnya.