Data PBI BPJS Kesehatan Semrawut, Komisi IX DPR Desak Pemda Buka Posko Pengaduan Warga Miskin
Komisi IX DPR mendesak pemda memperbarui data PBI BPJS Kesehatan dan membuka posko pengaduan agar warga miskin mendapat layanan kesehatan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketidakakuratan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang tak kunjung rampung menuai kritik keras DPR RI. Jaminan akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dinilai terancam lumpuh akibat buruknya sinkronisasi data peserta di lapangan.
Desakan pemutakhiran data secara menyeluruh disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, Selasa (15/9/2026). Ia membeberkan fenomena salah sasaran di mana warga miskin asli tersingkir dari kuota, sementara warga mampu justru masih menikmati subsidi negara.
“Jangan sampai ada masyarakat yang sebenarnya tidak mampu membayar iuran, tetapi tidak masuk dalam data PBI,” ujar Asep.
Ia juga menyoroti peserta BPJS mandiri yang mengalami penurunan kondisi ekonomi hingga menunggak iuran. Kelompok ini dinilai rentan karena tidak mampu membayar secara mandiri, tetapi belum masuk dalam skema PBI.
“Masalah ini memiliki dua sisi. Ada masyarakat yang seharusnya mendapatkan PBI tetapi tidak terdata, dan ada pula yang mungkin sudah tidak memenuhi kriteria tetapi masih tercatat sebagai penerima. Dua-duanya harus segera dibenahi,” tegas legislator PKB tersebut.
Asep menilai persoalan data bukan sekadar urusan administratif karena dapat berdampak langsung terhadap akses masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Ia mengingatkan jangan sampai warga menunda pengobatan karena khawatir tidak mampu menanggung biaya pelayanan kesehatan.
Untuk itu, sebutnya, pemerintah daerah hingga tingkat desa diminta aktif memperbarui data secara berkala. Pemerintah juga perlu menyediakan mekanisme pengaduan dan koreksi data yang mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit.
“Masyarakat harus diberikan ruang untuk melaporkan apabila status kepesertaannya tidak sesuai,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTKAI Sumut Tambah Jadwal KA Datuk Blambangan Rute Tebingtinggi–Siantar, Tarif Hanya Rp5 Ribu
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
NASIONALPemerintah Pangkas Bunga UMKM Jadi 8 Persen dan Ambil Alih Kebun Ilegal
Herman Saleh Harahap·15 menit yang lalu -
NEWSSoal Penyadapan, Golkar: Jika Terbukti Makar, Tindak Tegas
Herman Saleh Harahap·24 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Ditegur Hakim Saat Sidang Kasus Roy Suryo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Hadiri Sidang Soal Ijazah Ditemani Kaesang dan Kahiyang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTSebanyak 1.341 Kejadian Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Hingga November
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSPenggerebekan Pesantren Sukoharjo, DPR Minta Penegak Hukum Lebih Profesional
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSAksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJemput Paket di Ekspedisi, Pria di Padangsidimpuan Ditangkap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan