Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Data KPU Bocor, Menkominfo Telusuri Siapa Pelaku dan Motifnya

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menkominfo Budi Aire Setiadi di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023). (Foto: Nanda Prayoga)

Data KPU Bocor, Menkominfo Telusuri Siapa Pelaku dan Motifnya 

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan terkait bocornya data pemilih yang ada pada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga : Nama Eks Menkominfo Budi Arie Disebut di Dakwaan Kasus Judol

Karenanya, Budi menegaskan, bahwa Kemenkominfo saat ini sedang berkoordinasi dengan KPU untuk penelusuran untuk mencari tahu siapa pelaku dan apa motifnya.

Baca Juga : Ruangan Eks Stafsus Menkominfo Budi Arie Digeledah Imbas Judol: Loker Dipenuhi Uang

"Kami sedang berkoordinasi pelakunya siapa dan motifnya apa," kata Menkominfo Budi di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023).

Sebelumnya ia telah menjelaskan bahwa semua peserta pemilu pasti mendapatkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sesuai dengan undang-undang, tetapi ia menampik bukan hal itu yang dicari oleh pembobol.

Baca Juga : Berantas Judi Online, Pemerintah Segera Bentuk Satgas

"Memang kalau menurut Undang-Undang Data Pribadi kan sudah jelas lembaganya harus bertanggung jawab pelaku pencurian atau pemanfaatan data secara tidak sah," katanya.

Baca Juga : PDIP Laporkan Budi Arie ke Bareskrim soal Pencemaran Nama Baik di Kasus Judol

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Samuel Abrijani mengatakan bahwa Kemkominfo tak bisa mengambil kesimpulan sistem KPU yang tidak bagus, sehingga bisa dibobol.

"Kami tidak bisa mengambil kesimpulan itu, kami belum bisa masuk secara mendalam, ini kan datanya data sekunder, ini data-datanya yang sudah kami kumpulkan baik kami mengambil data-data yang ada di sosial media maupun yang pelakunya sebarkan, kita analisis itu," kata Samuel.

Baca Juga : Penyebar Video Mobil Dinas Raffi Ahmad Minta Maaf, Nama Meutya Hafid hingga Instansi Polri Terseret

Teruntuk saat ini, Samuel mengaku bahwa Kemkominfo akan menunggu siapa pelakunya, karena ini menurutnya ini adalah tugas dari Kepolisian Republik Indonesia.

(mr6/nusantaraterkini.co)