Cegah Karhutla Meluas, BMKG Diminta Maksimalkan Modifikasi Cuaca di Area Rawan
DPR minta BMKG memaksimalkan modifikasi cuaca di wilayah rawan untuk mencegah karhutla meluas selama kemarau ekstrem.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi dini terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, hal ini mendesak untuk menekan pembentukan titik panas (hotspot) di tengah kondisi kemarau ekstrem yang melanda sejumlah daerah berpotensi rawan, khususnya kawasan lahan gambut.
"Penerapan teknologi modifikasi cuaca harus dieksekusi secara presisi berdasarkan pemetaan wilayah berisiko tinggi tanpa harus menunggu kondisi Karhutla membesar. BMKG perlu memaksimalkan modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi menghadapi kemarau ekstrem," ujarnya," kata Danang, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, OMC dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah prioritas yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi. Namun, pelaksanaannya harus berdasarkan kajian meteorologis dan pemetaan wilayah yang membutuhkan intervensi.
Selain itu, Danang meminta BMKG memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta aparat di lapangan. Informasi mengenai potensi cuaca ekstrem, kekeringan, hingga wilayah rawan karhutla harus disampaikan secara cepat agar dapat menjadi dasar pengambilan keputusan.
“Yang paling penting adalah sinergi. Data dan informasi BMKG harus terhubung dengan langkah konkret pemerintah daerah dan instansi terkait. Kalau sudah terdeteksi wilayah yang rawan, mitigasinya harus segera dilakukan,” ujarnya.
Danang juga mendorong penguatan sistem pemantauan titik panas serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas karena penanganan karhutla setelah api membesar membutuhkan sumber daya yang jauh lebih besar.
Ia mengingatkan bahwa karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, hingga kualitas udara.
“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan. Dampaknya bisa merembet ke kesehatan, transportasi, ekonomi masyarakat, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin,” kata Danang.
Legislator Partai Gerindra itu berharap BMKG bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat langkah antisipasi selama periode kemarau ekstrem. Menurutnya, kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi kunci untuk menekan ancaman karhutla.
“Jangan bekerja setelah terjadi bencana. Kita harus mengedepankan mitigasi, deteksi dini, dan respons cepat. Dengan begitu, risiko karhutla selama kemarau ekstrem dapat diminimalisir,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·11 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·24 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·41 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan