Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bupati Samosir Terima Kunjungan BPKP Sumut, Membuka Entry Meeting Perencanaan Penganggaran

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: JAS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Samosir terima kunjungan BPKP Sumut dalam menyusun perencanaan anggaran yang tepat sasaran. (Foto: JAS/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menerima kehadiran BPKP Sumut sekaligus membuka kegiatan Entry meeting evaluasi perencanaan penganggaran/program Pemerintah Kabupaten Samosir, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (3/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perencanaan dan penganggaran daerah berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengharapkan BPKP Sumut dapat membantu Pemkab Samosir dalam perencanaan penganggaran yang efektif, sehingga dapat menghasilkan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. 

Baca Juga : Bobby Nasution Melepas Bendera Start TOTK Kategori 100k di Tuktuk Siadong Samosir

"Kami sangat berharap bapak/ibu dari BPKP Sumut dapat memberi pemahaman kepada seluruh OPD guna menghasilkan program yang tepat sasaran di tengah efisiensi anggaran saat ini, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan yang berkelanjutan," ucapnya.

Koordinator Pengawasan Akuntan Negara II BPKP Sumut, Sugimulyo menjelaskan, evaluasi program perencanaan sangat perlu untuk konfirmasi dan klarifikasi sehingga perencanaan/program penganggaran sesuai dengan warna aslinya. 

"Karena pemotongan efesiensi anggaran, maka seluruh sub kegiatan harus yang paling efektif dan terjalin dengan baik serta tepat sasaran yang berguna bagi masyarakat," kata Sugimulyo. 

Baca Juga : Pemkab Samosir Enggan Bicara Karhutla, Akademisi: Padahal Bisa jadi Kampanye Pelestarian Lingkungan

Pelaksanaan Entry meeting akan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 3-6 Maret 2025. Diikuti seluruh OPD dengan lima fokus utama, yaitu pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, penanganan stunting, dan pengembangan sektor pariwisata. 

Kelima sektor ini menjadi fokus utama karena memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

(jas/nusantaraterkini.co)