Berkedok Pembeli, Emak-Emak Pencuri Perhiasan Perak di Plaju Ditangkap Polisi
Polisi tangkap emak-emak pencuri perhiasan perak senilai Rp4,6 juta di Plaju Palembang berkat rekaman CCTV
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Tim Opsnal Polsek Plaju menangkap seorang perempuan berinisial S (55) atas dugaan pencurian perhiasan perak senilai Rp4,6 juta di sebuah toko di Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju, Kamis (3/9/2026).
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budhi Adityawan menyampaikan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 14 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, pelaku S diduga mendatangi toko perhiasan milik korban berinisial F (23) dengan membawa sebuah batu dan berpura-pura menjadi pembeli.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan warga, dan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan cepat,” ujarnya dalam rilis, Sabtu (12/9/2026).
Saat saksi karyawan berinisial H (20) sedang melayani dan situasi lengah, pelaku diduga mengambil perhiasan berupa dua jenis kalung rantai medan dengan berat total puluhan gram dari dalam etalase.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sebesar Rp4.640.000 dan melaporkannya ke kepolisian.
Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Polsek Plaju yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Feby Julian Pratama, melacak keberadaan pelaku melalui rekaman CCTV.
Kemudian, petugas langsung mengamankan S tanpa perlawanan di kawasan Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku S mengakui perbuatannya, dan polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit rekaman video CCTV.
Atas dugaan perbuatannya, S diproses dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai tindak pidana pencurian biasa.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengimbau para pemilik usaha untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan berpura-pura menjadi pembeli di tempat usaha.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan di sekitar kita serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat demi keamanan bersama,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·10 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·27 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·52 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan