Bawa Kabur Mobil Warga, Mantan Anggota Polri Diringkus Polres Muara Enim
Mantan anggota Polri ditangkap Polres Muara Enim usai bawa kabur mobil warga, sempat kabur sebelum diringkus.
Nusantaraterkini.co, MUARA ENIM-Satreskrim Polres Muara Enim berhasil meringkus seorang tersangka pencurian dengan pemberatan berinisial HAY (46) yang membawa kabur mobil Toyota Innova Reborn milik warga Desa Muara Lawai pada, Sabtu (25/4/2026).
Tersangka yang merupakan mantan anggota Polri yang telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) tersebut, diamankan petugas di depan Mapolsek Rambang Dangku. Tersangka sempat mencoba melarikan diri menggunakan kendaraan lain usai mobil curiannya terperosok ke aliran sungai di Desa Muara Gula Baru.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi akurat, sehingga personel kami dapat melakukan penyekatan secara tepat dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan,” ujar Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (27/4/2026).
AKBP Hendri menjelaskan jika penangkapan ini bermula dari laporan korban berinisial RB (35) yang kehilangan kendaraannya sekitar pukul 04.00 WIB. Tim Buser Polres Muara Enim yang melakukan pengejaran intensif kemudian berkoordinasi dengan Polsek Rambang Dangku untuk melakukan penyekatan setelah mendapatkan informasi mengenai pergerakan pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, HAY diketahui merupakan mantan anggota Polri yang telah di-PTDH sejak tahun 2004 silam. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Innova Reborn, satu unit telepon genggam, serta dokumen kendaraan.
Tersangka terancam dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sementara itu, penyidik masih mendalami motif serta potensi keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, menegaskan, pihak kepolisian akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Ia mengimbau warga untuk selalu waspada dan memanfaatkan layanan Call Center 110 jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan mereka.
“Kami mengedepankan tindakan yang cepat, tepat, dan terukur dalam merespons setiap laporan masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah prioritas kami dalam penegakan hukum di Sumatera Selatan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPerkuat Ekosistem Peternak Mikro, Bulog Sumsel Babel Salurkan 1.252 Ton Jagung SPHP
hendra·20 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBareskrim Tetapkan Mantan Kabag Monitoring Jadi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Ilegal
hendra·37 menit yang lalu -
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan