Diduga Bakar 1,5 Hektare Lahan di Palembang, Dua Pria Ditangkap Polisi
Dua pria ditangkap Polrestabes Palembang setelah diduga membakar lahan hingga 1,5 hektare di Sematang Borang, Palembang.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Polrestabes Palembang melalui Jajaran Polsek Sako menangkap dua pria berinisial JS (56) dan SP (60) pada, Kamis (3/9/2026). Keduanya diduga melakukan pembakaran lahan hingga menyebabkan kebakaran seluas 1,5 hektare di Jalan Husin Basri, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Rabu (2/9/2026).
"Kami tidak akan memberikan ruang bagi yang terlibat pembakaran lahan yang telah meresahkan masyarakat dan merusak lingkungan," ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.
Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah video peristiwa kebakaran lahan tersebut beredar di media sosial dan sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, karena api meluas mendekati badan jalan serta area pemukiman warga.
Petugas gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, masyarakat, Polsek Sako, serta unsur tripika kecamatan dan kelurahan bergerak melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika JS dan SP diminta oleh pemilik lahan berinisial TT (55) untuk membersihkan lahan berukuran sekitar 50 x 50 meter.
Sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, keduanya menebas rumput ilalang menggunakan arit, lalu membakar tumpukan rumput tersebut menggunakan korek api gas hingga api membesar dan meluas tak terkendali mencapai area 1,5 hektare.
Menindaklanjuti informasi media sosial dan laporan warga, Kapolsek Sako bersama personel mendatangi lokasi sekitar pukul 20.00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. Petugas mengidentifikasi pihak yang terlibat dan mengamankan JS serta SP pada Kamis pagi, sekitar pukul 09.00 WIB di lokasi kejadian tanpa perlawanan.
Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui perbuatan tersebut. Penyidik juga menyita barang bukti berupa satu buah korek api gas warna hijau, satu botol air mineral bekas berbau minyak bensin, satu buah arit, satu botol oli bekas, serta satu buah parang tebas guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.
Guna mencegah kejadian serupa, Kombes Pol. nusantaraterkini.co/tag/sonny-mahar-budi-adityawan" class="article-tag-link" rel="tag">Sonny Mahar Budi Adityawan menegaskan bahwa jajarannya mengintensifkan langkah preventif di lapangan.
"Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap wilayah yang memiliki potensi terjadi pembakaran lahan," tegasnya.
Langkah kepolisian ini menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla meluas, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bahaya kebakaran beserta dampak yang ditimbulkannya.
Polda Sumsel memastikan penanganan perkara karhutla dilakukan secara profesional dan sesuai hukum sebagai wujud kehadiran negara, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melaporkan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan bahaya.
"Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan lingkungan yang mengancam keselamatan masyarakat," ucap Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak membersihkan lahan dengan cara membakar demi menghindari bahaya api yang tak terkendali.
“Kami juga mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALDemi Sabu dan Judi Online, Pria Pengangguran Nekat Todong Penghuni Indekos
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
SUMSELProgram Minggu Kasih, Kapolda Sumsel Serap Aspirasi Jemaat Gereja HKBP dan Serahkan Sarana Kontak Pengaduan
Rozie Winata·31 menit yang lalu -
SUMSELLRT Sumsel Sedot APBN Rp300 Miliar per Tahun, Gubernur Sebut ‘Wajar’
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALDarurat Kemanusiaan, 70.000 Tenda Pengungsi di Gaza Terendam Banjir Ekstrem
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMUTKA Sribilah Utama Berhenti di Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan Mulai 1 Desember 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELIntegrasi Pelabuhan Tanjung Carat dan Boom Baru Jangan Saling Mematikan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
PERISTIWAHelikopter Water Bombing BNPB Jatuh di Sungai Barito, Seluruh Kru Selamat
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
OLAHRAGAManchester City Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Enzo Maresca Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALPresiden Israel Tunjuk Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan Baru
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan