Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Analis Pasar: Rupiah Bakal Melemah Dipicu Sentimen Risk On yang Masih Kuat di Pasar Ekuitas

Editor:  Team
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 16.462 per dolar AS. Ini menjadikan rupiah menguat tipis 0,05% dari perdagangan sebelumnya.

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Berdasarkan data di perdagangan Kamis (11/9/2025), nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 16.462 per dolar AS. Ini menjadikan rupiah menguat tipis 0,05% dari perdagangan sebelumnya.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Perkasa Dibuka di Level Rp 16.386 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup datar dengan kecenderungan menguat tipis, seiring antisipasi investor terhadap rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, mengacu Jisdor BI, nilai tukar rupiah ada di posisi Rp 16.468 atau melemah tipis 0,07% dibandingkan hari perdagangan sebelumnya.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Melorot 0,02% Dibuka di Level Rp16.428 Per Dolar AS

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mencermati, rupiah datar dan menguat tipis terhadap dolar AS yang terpantau rebound.

“Ini seiring investor masih wait and see terhadap rilis data inflasi AS yang diperkirakan akan naik dari 2,7% menjadi 2,9%,” terang Lukman.

Baca Juga : Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat Didukung oleh Sentimen Adanya Ekspektasi Seflasi AS

Selain itu, ia menilai rupiah didukung data yang menunjukkan penjualan ritel Indonesia tumbuh cukup kuat di 4,7%.

Untuk perdagangan Jumat (12/9/2025), Lukman memandang pergerakan mata uang Garuda akan bergantung pada hasil inflasi AS malam ini. 

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Merosot 0,20% Berada di Level Rp 16.448 Per Dolar AS

“Maka rupiah diperkirakan akan melemah, tertekan oleh dolar AS,” lanjutnya.

Namun demikian, ia menilai pelemahan mungkin akan terbatas oleh sentimen risk on yang masih kuat di pasar ekuitas.

Maka, pada perdagangan Jumat (12/9/2025), Lukman menaksir rupiah akan berada di dalam rentang Rp 16.400 – Rp 16.500 per dolar AS.