Nusantaraterkini.co - Usai pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan Utusan Presiden Prabowo Subianto, warganet tampaknya belum puas.
Warganet menyerukan Gus Miftah seharusnya dipecat oleh Presiden Prabowo.
Baca Juga : Presiden Prabowo Dijadwalkan Lantik Pengganti Thomas Djiwandono Hari Ini
Tak tanggung-tanggung, ada warganet yang meminta agar Presiden Prabowo memecat Gus Miftah dengan tidak hormat.
Baca Juga : Herman Khaeron Ingatkan Perminas dan MIN.ID: Jangan Saling Tabrak dalam Kelola Sektor Strategis
Lebih lanjut, banyak warganet yang menyambut pengunduran diri tersebut dengan harapan bahwa penggantinya akan lebih beradab.
"Si Miftah minta maaf harus disuruh oleh partai Gerindra, bukan dari inisiatif sendiri. Mundur pun harus disuruh juga. Harusnya Prabowo bisa lebih tegas dengan memecat langsung, itu menunjukkan wibawanya. Ini kok terkesan utk mecat miftah aj Prabowo segan," tulis komentar salah satu warganet.
Baca Juga : Gus Miftah Kembali Tampil ke Publik usai Tersandung Kasus 'Es Teh'
"Padahal lebih epik dipecat secara tidak hormat, tapi yasudah lah, bagus," komentar netizen," sambung warganet lainnya.
Baca Juga : Usai Hina Penjual Es Teh, Adab Gus Miftah Bagi-bagi Uang saat Ultah Istri: Mirip Zaman Perbudakan
Namun ditengah gempuran hujatan, warganet malah salah fokus dengan keuntungan negara.
Menurut salah satu warganet, negara dapat menghemat anggaran sebesar 18,6 juta per bulan dan tunjangan lainnya dengan pengunduran diri Miftah dari jabatannya.
Baca Juga : Prabowo Diminta Evaluasi Tokoh yang Menjabat Utusan Khusus
(Aby/nusantaraterkini.co)
Dilansir dari laman suaradotcom pada Jumat (6/12/2024)
