Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Usai Hina Penjual Es Teh, Adab Gus Miftah Bagi-bagi Uang saat Ultah Istri: Mirip Zaman Perbudakan

Editor:  Aby
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gus MIftah Rayakan Ulang Tahun Ning Astuti Berbagi dengan Santriwati Ponpes Ora Aji. Foto: Instagram @gusmiftah

Nusantaraterkini.co - Setelah viral video hina penjual es teh, Gus Miftah kembali menuai sorotan warganet meskipun sudah meminta maaf. Terkini, beredar video Gus Miftah bagi-bagi uang.

Bukan sembarang bagi-bagi uang, Gus Miftah berbagi untuk merayakan ulang tahun sang istri, Ning Astuti. Namun ada yang menarik dalam video tersebut, yakni saat para santri yang dinilai tengah ‘jalan bebek’.

Baca Juga : Prabowo Diminta Evaluasi Tokoh yang Menjabat Utusan Khusus

Momen ini beredar dari unggahan akun TikTok milik @ponpesoraaji, yang memperlihatka para santri memberikan selamat serta doa kepada Ning Astuti. Dalam video itu, juga tampak Gus Miftah tengah memberikan ceramah.

Baca Juga : Gus Miftah Kembali Tampil ke Publik usai Tersandung Kasus 'Es Teh'

Gus Miftah terekam membagikan uang dalam nominal Rp 100 ribuan kepada puluhan santri. Sontak saja, netizen justru menyoroti momen saat santriwati antre menerima uang dari pimpinan Ponpes Ora Aji di Sleman tersebut.

Dalam video tersebut, santriwati itu terlihat antre sembari berjongkok serta berjalan untuk menerima uang.

Baca Juga : Adab Santri Gus Miftah ke Ning Astuti Disorot, Harus Jalan Jongkok?

"Perayaan Milad Bunda Nyai Dwi Astuti Ningsih. Di hari yang istimewa ini, kami memanjatkan doa terbaik untuk Bunda. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang dan barokah, serta kekuatan lahir dan batin dalam setiap langkah Bunda. Semoga Bunda selalu diberikan ketabahan dalam mendidik dan membimbing kami para santri menuju jalan yang Allah ridhai," tulis @ponpesoraaji melalui video yang diunggah pada Jumat (20/12/2024).

Baca Juga : Istri Gus Miftah Kebanting dengan Gaya Hidup Nagita Slavina

Tak sedikit warganet menyayangkan aksi Gus Miftah dan istrinya di Ponpes Ora Aji di Sleman.

“Susahnya dapet uang 100.000 mirip zaman perbudakan harus berjalan jongkok seperti kera,” tulis komentar salah satu warganet.

“Kenapa harus jalan bebek gitu sih,” sambung warganet berbeda.

(Aby/nusantaraterkini.co)