Wujud Kepedulian Sosial, Dinas P3A Padangsidimpuan Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
Lindungi perempuan dan anak dari kekerasan. Dinas P3A Padangsidimpuan bersama kampus perkuat sosialisasi dan pendampingan
Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Padangsidimpuan menggelar penguatan kerja sama antarlembaga penyedia layanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus di tingkat kota.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula MAN 2 Model Padangsidimpuan pada Kamis (22/10/2026) ini dihadiri oleh perwakilan kampus Universitas Graha Nusantara (UGN), Universitas Aufa Royhan, UIN Syahada Padangsidimpuan, serta unsur masyarakat.
Kepala Dinas P3A Kota Padangsidimpuan, Elida Tuti Nasution, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat agar terhindar dari tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
"Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk tindak pidana yang rentan terjadi di lingkungan sekitar kita, merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata," ujar Elida.
Ia juga mengingatkan, kejahatan sering kali terjadi di lingkungan terdekat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berani bersuara dan melapor jika menemukan indikasi kekerasan.
"Kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu. Jangan takut untuk melapor, dan jika diperlukan, kami siap mendampingi korban hingga ke Polres," tegasnya.
Sementara itu, narasumber dari UGN, Dr. Edi Epron Sihombing, M.AP., menilai sosialisasi ini sangat penting agar ilmu yang diperoleh dapat dibagikan kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat luas.
"Sosialisasi ini adalah bentuk kepedulian kepada mahasiswa dan masyarakat. Segala bentuk kekerasan terhadap anak maupun istri tidak dibenarkan. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat memahami bentuk-bentuk kekerasan serta dasar hukum perlindungan perempuan dan anak," jelas Edi.
Ia juga mengingatkan peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan baru, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kekerasan seksual, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peka, berani melapor ke Dinas P3A atau pihak kepolisian jika melihat hal-hal yang mencurigakan, serta bersama-sama mencegah timbulnya korban-korban baru.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLARumor Gantikan Michael Carrick di Manchester United, Antonio Conte Beri Bantahan Tegas
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
SUMUTWujud Kepedulian Sosial, Dinas P3A Padangsidimpuan Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWANgaku Bernama Rendi Lumbantobing, Jenazah Tanpa Identitas di RS Adam Malik Menanti Keluarga
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMUTKawasan TNBG di Madina Dimasuki Penambang Ilegal dari Sumatera Barat
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELKurangi Gangguan Jalan Umum, Overpass Tambang Sepanjang 190 Meter Dibangun di Lahat
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMUTPLN UP3 Pematangsiantar Temui Kapolres Demi Perkuat Keandalan Listrik dan Keamanan Kota
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALRisiko Pemanasan Laut, Terumbu Karang Australia Diprediksi Runtuh pada Tahun 2075
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait Kasus Proyek Jalan Sumut
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
SEPAKBOLAEks Bintang Chelsea Gustavo Poyet Prediksi Cole Palmer Bisa Capai Level Eden Hazard
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan