Wanita Pengedar Pod Getar Ditangkap di Parkiran Hotel Medan, Polisi Kejar Pemasok
Pelaku Berdalih Hasil Penjualan Tuk Menuhi Kebutuhan Sehari-hari
Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap wanita 31 tahun yang diduga mengedarkan pod getar. Polisi menyita tiga pod dan memburu pemasoknya.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang perempuan berinisial DW alias UW (31), warga Jalan Sei Batu Gingging, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis pod getar.
DW diamankan polisi saat berada di area parkir sebuah hotel di Kecamatan Medan Barat pada Jumat (7/8/2026) malam. Polisi menduga perempuan tersebut sedang bersiap melakukan transaksi narkoba.
Dalam penangkapan itu, petugas menyita tiga pod getar yang masing-masing bermerek Labubu, Yakuza, dan Batman. Barang tersebut disebut rencananya akan dijual dengan harga sekitar Rp2,1 juta per pod.
“Pelaku kami tangkap di parkiran sebuah hotel pada 7 Agustus 2026 malam. Saat itu kami duga pelaku hendak melakukan transaksi,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jumat (14/8/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, DW mengaku telah menjalankan aktivitas penjualan narkoba selama sekitar dua bulan terakhir. Dalam menjalankan aksinya, ia biasanya mengantarkan langsung barang kepada pembeli di lokasi yang dianggap sepi, seperti area parkir hotel maupun apartemen.
Selain mengantar sendiri, tersangka juga pernah menggunakan jasa ojek online untuk mengirimkan barang kepada konsumennya.
Rafli mengatakan, polisi masih mendalami aktivitas tersangka untuk mengetahui jumlah narkoba yang telah diedarkan selama dua bulan terakhir.
“Pelaku mengaku dalam sekali penjualan bisa menjual satu sampai empat pod getar. Kalau dikalkulasikan, jumlah yang sudah dijual ditaksir mencapai puluhan pod getar,” ujarnya.
Dari setiap pod yang berhasil terjual, DW disebut memperoleh keuntungan sekitar Rp300 ribu. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Polisi kini memburu seseorang berinisial K yang diduga menjadi pemasok narkoba kepada DW.
“Kami pastikan akan terus mengejar pemasok barang haram ini sehingga kasusnya dapat kami ungkap secara komprehensif,” pungkas Rafli.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·5 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·42 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan