Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pria di Medan Tewas Tertimbun Longsoran dalam Gorong-gorong: Diduga Hendak Curi Kabel

Pria berinisial H ditemukan tewas di gorong-gorong Medan Petisah. Korban diduga tertimbun longsoran saat hendak mencuri kabel bawah tanah.

Bagikan:
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
Ilustrasi mayat. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย  โ€“ Seorang pria berinisial H ditemukan meninggal dunia di dalam gorong-gorong di Jalan Sewindu, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Selasa (3/11/2026). Korban diduga tertimbun longsoran tanah dan bebatuan saat hendak mencuri kabel bawah tanah bersama seorang rekannya.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran posisi jasad korban terjebak di dalam gorong-gorong. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama sejumlah petugas terkait bahkan mengerahkan alat berat jenis excavator untuk mengangkat material yang menutupi tubuh korban.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jasad H sekitar pukul 14.23 WIB.

Lurah Sei Putih Timur 2, Zona Siregar, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah warga melaporkan adanya bagian jari tangan manusia yang terlihat dari timbunan tanah di sekitar gorong-gorong.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas kemudian menghubungi Damkar dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mendapatkan bantuan peralatan guna membuka bagian gorong-gorong.

"Damkar kita hubungi, tadi pun kita pinjam alat dari PU. Ternyata setelah ditindaklanjuti, kita bongkar gorong-gorong, benar hanya pertama tampak jempolnya aja. Ada mayat di situ," ujar Zona.

Menurut Zona, korban diduga masuk ke dalam gorong-gorong bersama seorang rekannya untuk mengambil kabel yang tertanam di bawah tanah. Namun, nahas, H justru terjebak ketika terjadi longsoran.

Rekan korban kemudian keluar dan menyampaikan kepada warga bahwa H masih tertinggal di dalam gorong-gorong. Setelah memberikan informasi tersebut, pria itu diduga melarikan diri.

"Jadi, ini laporan warga ini, warga yang melaporkan tersebut temannya yang masuk ke dalam gorong-gorong. Dia melapor ke warga bahwa temannya tertinggal di dalam gorong-gorong," jelasnya.

Zona menambahkan, dugaan pencurian kabel menjadi salah satu informasi yang diperoleh dari keterangan warga terkait keberadaan kedua pria tersebut di dalam gorong-gorong.

Sementara itu, Kapolsek Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat membenarkan adanya penemuan seorang pria yang sudah meninggal dunia di dalam saluran air tersebut.

Bambang menyebutkan, korban merupakan warga setempat yang tinggal di Kelurahan Sei Putih Timur 2, tepatnya di Lingkungan III.

"Benar memang ada salah satu masyarakat dari lingkungan III ini dengan inisial H tersangkut di dalam dan sudah tidak bernyawa di dalam air hingga meninggal," kata Bambang.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari masyarakat, korban diduga hendak mencuri kabel bersama seorang rekannya. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan dugaan tindak pidana tersebut.

"Kalau informasi yang kami terima ini masih perlu juga penyelidikan. Tapi, berdasarkan informasi dari masyarakat yang kami kumpulkan, bahwa H bermaksud untuk melakukan pencurian kabel. Pencurian kabel dengan nahas di dalam," ungkapnya.

Bambang menduga korban tidak sempat menyelamatkan diri ketika terjadi longsoran material tanah dan bebatuan di dalam gorong-gorong. Material tersebut diduga menjepit tubuh korban hingga akhirnya tenggelam di dalam air.

"Longsor di dalam itu, ada batu yang terjepit sehingga dia enggak sempat menyelamatkan diri karena tenggelam air," tuturnya.

Dalam proses penanganan kejadian tersebut, polisi turut mengamankan sebuah senter yang diduga digunakan korban dan rekannya saat berada di dalam gorong-gorong.

Selain itu, berdasarkan keterangan sejumlah warga, kedua pria tersebut disebut pernah beberapa kali dipergoki saat diduga melakukan pencurian kabel. Namun, keduanya sempat berhasil melarikan diri.

"Kemarin ada beberapa hari lalu sempat selamat, lari. Hari ini tadi, dini hari mereka mengulangi perbuatannya sampai dengan kejadian ini tadi," ujar Bambang.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pengaruh narkoba terhadap korban maupun rekannya. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan hal tersebut.

"Nanti kita dalami terkait masalah narkoba ini. Nanti kita dalami apakah memang positif mereka ini ada kaitannya dengan apa ya," pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait