Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang baru-baru ini merebak di Cina dilaporkan telah masuk ke Indonesia. Tercatat, semua kasus yang ditemukan melibatkan anak-anak.
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno meminta kementerian kesehatan (Kemenkes) untuk tetap waspada terhadap penyebaran sekaligus dampak dari HMPV masuk Indonesia. Apalagi di negara asalnya, HMPV juga sudah menjadi perhatian khusus pemerintah Cina
“Intinya adalah tetap harus waspada dan sebisa mungkin mencegah segala bentuk penyebaran HMPV. Perlu ada antisipasi yang terukur dan tidak menganggap enteng. Apalagi belajar dari kasus Covid, kita paham bahwa imunitas masing-masing individu berbeda,” jelasnya, Sabtu (11/1/2025).
Doktor Ilmu Politik FISIP UI ini menegaskan bahwa Kemenkes dan pihak terkait harus tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prinsip utama.
Baca Juga: Komisi IX Dorong Kemenkes Tingkatkan Sosialisasi dan Edukasi Virus HMPV
“Prioritasnya adalah keselamatan masyarakat. Apalagi dampak suatu penyakit bisa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Jadi menurut saya daripada perdebatan berbahaya atau tidak berbahaya, jauh lebih baik memberikan kebijakan terukur mencegah penyebarannya,” tegasnya.
Selain soal pencegahan, Eddy menilai pemerintah juga perlu untuk mempersiapkan fasilitas layanan kesehatan khusus jika nantinya virus HMPV ini ternyata menyebar tidak terkendali.
Baca Juga: Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Komisi IX DPR Minta Masyarakat Tak Panik
“Jangan sampai menunggu rumah sakit atau klinik-klinik di daerah penuh, baru kemudian fasilitas layanan kesehatannya disiapkan. Tidak ada salahnya untuk bersiap karena sekali lagi, keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tandasnya.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
