Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Dukung Netanyahu Kembali Jadi PM Israel, Trump: AS Tak Ingin Tangani Iran Sendirian

Donald Trump dukung penuh Benjamin Netanyahu di pemilu Israel, sebut Netanyahu mitra kunci hadapi Iran

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di markas besar PBB di New York pada 24 September 2026. (Foto: Xinhua/Wu Xiaoling)
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di markas besar PBB di New York pada 24 September 2026. (Foto: Xinhua/Wu Xiaoling)
A A

Nusantaraterkini.co, WASHINGTON - Presiden (AS) Donald pada Minggu (18/10/2026) memberikan dukungan kepada Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin untuk terpilih kembali, sembilan hari menjelang pemilihan umum (pemilu) parlemen Israel.

Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, mengatakan dia memberikan dukungan penuh dan total kepada dalam pemilu mendatang.

Trump menggambarkan Netanyahu sebagai Perdana Menteri pejuang yang hebat sekaligus mitra kunci AS dalam menghadapi .

Dia juga menyatakan bahwa AS mungkin harus melakukan tugas tersebut sendiri jika Netanyahu tidak terpilih kembali.

"Jika Israel memiliki Pemimpin yang salah, yaitu siapa pun selain Bibi, maka Amerika harus melakukan pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak berniat untuk melakukannya," tulis Trump.

Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Trump atas dukungannya melalui sebuah unggahan di platform X.

Trump mengatakan kepada outlet berita AS, Axios, dalam sebuah wawancara via telepon pada Minggu bahwa dirinya telah mulai merencanakan dukungan tersebut sebelumnya pada pekan lalu.

Ketika ditanya apakah dia dapat bekerja sama dengan pemimpin Israel lainnya, Trump menjawab, "Mungkin saya bisa, mungkin juga tidak. Siapa yang mau mengambil risiko?"

Israel dijadwalkan menggelar pemilu parlemen pada 27 Oktober, pemilu nasional pertama negara itu sejak serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.

Dukungan Trump ini muncul saat Netanyahu menghadapi pemilu yang sangat ketat. Sebagian besar jajak pendapat menunjukkan koalisinya gagal meraih 61 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk sebuah pemerintahan, menurut Axios.

(*/nusantaraterkini.co)ย 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait