Tolak Kenaikan Tarif Retribusi, Puluhan Pedagang Pasar Tavip Geruduk Kantor DPRD Binjai
Puluhan pedagang Pasar Tavip Kota Binjai menggruduk Kantor DPRD Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (8/8/2024).
Nusantaraterkini.co, BINJAI - Puluhan pedagang Pasar Tavip Kota Binjai menggruduk Kantor DPRD Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (8/8/2024).
Pedagang yang kebanyakan emak-emak ini datang ke kantor DPRD Kota Binjai karena mereka merasa keberatan dengan kenaikan beberapa tarif retribusi yang dilakukan oleh Disperindag Kota Binjai.
Amatan wartawan, selama aksi berlangsung, beberapa pedagang membawa poster yang bertuliskan "Menolak kenaikan retribusi pajak".
Sedangkan itu, aksi yang dikawal pihak kepolisian dan Satpol PP sempat memanas.
Pasalnya pedagang mendesak agar masuk ke dalam gedung DPRD agar betemu dengan wakil mereka di sana.
Pedagang kesal, karena tak ada satu anggota dewan yang mau menemui mereka.
Namun usaha pedagang untuk masuk ke dalam gedung, digagalkan pihak kepolisian dan Satpol PP.
"Kami dari pedagang di Pasar Tavip Binjai keberatan dengan kenaikan tarif-tarif yang dibuat sepihak," ujar Ratu Ginting pedagang pakaian di Pasar Tavip.
Lanjut Ratu, kenaikan tarif ini sebelumnya tidak ada diberitahu ke pedagang.
"Kami tidak diberitahu, kenaikannya pun beratus-ratus kali lipat," ucap Ratu.
"Contohnya, biasanya kami satu kios hanya bayar Rp 700. Nah sekarang dihitung permeter kiosnya, dan dikalikan Rp 500 permeter," sambungnya.
Tak hanya menolak kenaikan biaya retribusi Pasar Tavip, para pedagang juga menolak kenaikan biaya kebersihan.
"Kami juga meminta agar Pasar Tavip terawat dari banjir. Dan membuat lampu lorong yang tidak ada," ucap Ratu.
Sementara itu Ketua DPRD Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra yang akhirnya menyambut kedatangan puluhan pedagang mengatakan, akan tampung aspirasi apa yang dikeluhkan masyarakat Kota Binjai termasuk para pedagang.
"Terkait retribusi pajak baru aja kemarin kami sahkan. Tapi sampai sekarang belum di eksaminasi. Jadi dalam hal ini kami minta kepada para pedagang, saya pastikan akan kita tinjau ulang," ujar pria yang kerap disapa Kires.
Kires menambahkan, jika hari Senin (12/8/2024) DPRD Kota Binjai akan panggil Disperindag untuk mengkaji ulang kenaikan retribusi.
"Bagaimana nanti kalau pun naik, tidak memberatkan pedagang di Pasar Tavip Kota Binjai. Dan hasilnya mungkin kalau tidak Selasa-Rabu udah para pedagang dapatkan," tutup Kires. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTNI Berangkatkan 638 Prajurit Misi Perdamaian PBB ke Kongo
Herman Saleh Harahap·40 menit yang lalu -
NASIONALFilep Wamafma Minta Hak Daerah Penghasil Diperkuat dalam RUU Migas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKetua DPRD Sumut Bantah Sengaja Perlambat Penyidikan Kasus Dhody Thahir di Polda
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSWarga Kampung Nelayan Seberang Belawan Minta Kejelasan Status Wilayah dan Kependudukan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPenambahan Anggaran Kemendiktisaintek Harus Berdampak Nyata Bagi Pendidikan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOPemko Medan Tegaskan Penyesuaian Pajak dan Retribusi Berorientasi Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penggelapan Kapal Tongkang OCEANIC 238
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
PENDIDIKANSambut Baik Instruksi Pendidikan Gratis Prabowo, Habib Syarief Ingatkan Kesiapan Fiskal Negara
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
POLITIKDPR Pastikan Pembahasan UU Ketenagakerjaan Digarap Masa Sidang Ini Sesuai Putusan MK
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan