Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TNI Bentrok Dengan Warga, 3 Motor dan 1 Mobil Milik Warga Rusak

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kodam I Bukit Barisan mendatangi lokasi rusuh TNI dan ormas di Kabupaten Deli Serdang, Sumut, pada Rabu (29/1/2025). Foto: Dok. Kodam I BB

nusantaraterkini.co, MEDAN - TNI bentrok dengan warga di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (29/1/2025) sekitar pukul 11.30 WIB ini menyebabkan tiga unit sepeda motor dan satu mobil milik warga rusak.

Salah seorang warga, Friska (34) mengatakan, kejadian berawal dari kemarahan oknum TNI yang merasa digeber-geber oleh beberapa pria menggunakan sepeda motor. "Lokasi geber-gebernya kita tidak tahu, namun ngamuknya di sini," ujarnya.

Baca Juga : Pasar Nauli Sibolga Terbakar

Dikatakan Friska, para Oknum TNI datang secara bertahap, awalnya satu orang, empat orang hingga ada sekitar 30 orang. Bahkan, dari informasi di lapangan, ada sebagian oknum membawa senjata api.

"Selain warung dan mobil, sepeda motor juga menjadi sasaran kemarahan oknum TNI," terangnya.

Dalam insiden itu, disebut kalau pemilik warung sempat diancam pakai pistol dan sangkur. Mereka dipaksa keluar dari warung sebelum perusakan terjadi. 

Baca Juga : Bocah 10 Tahun di Nias Selatan Diduga Dianiaya, Polisi Tunggu Hasil Visum

Tidak sampai disitu, satu gubuk juga dibakar oleh oknum TNI yang diketahui berasal dari kesatuan Arhanud-2 SSM.

Penjelasan Kapendam

Kapendam I Bukit Barisan Kol Inf Dody Yudha menuturkan insiden berawal dari seorang personel Merarhanud 2/SSM yakni Praka Darma Saputra Lubis yang dikeroyok oleh beberapa orang.

Praka Darma mulanya berkendara di Jalan GBKP Dusun Lau Gelunggung. Lalu, tiba-tiba, 3 orang pemuda menghampirinya sembari menggeber sepeda motor.

“Berpapasan dengan 3 orang pemuda (identitas belum diketahui) yang mengendarai sepeda motor trail dengan knalpot racing (brong) dan menggeber-geber motornya di samping Praka Darma Saputra Lubis. Aksi ke-3 pemuda tersebut seperti memprovokasi dan terlihat tidak nyaman dengan kehadiran Praka Darma Saputra Lubis di lokasi tersebut,” kata Dody pada Kamis (30/1/2025).

Baca Juga : Bantu Teman, Sepeda Motor Pedagang Pasar Malah Dilarikan

Merasa terganggu, lanjut Dody, Praka Darma Saputra Lubis lalu mengikuti pemuda tersebut hingga sampai ke sebuah warung milik Ibu Ika Ginting yang diduga sebagai tempat berkumpulnya salah satu ormas.

"Karena warung tersebut dicat dengan warna khas ormas tersebut, jadi diduga itu tempat berkumpul mereka,” bebernya.

Di sana kata Dody, ketiga pemuda tersebut duduk. Lalu, ditegur oleh Praka Darma. Namun, karena tidak terima, sejumlah pemuda tersebut mengeroyok Praka Darma.

“Karena tidak diterima ditegur, terjadi cekcok mulut yang menyulut emosi ketiga pemuda tersebut bersama teman-teman yang lainnya kurang lebih 10 Orang melakukan pengeroyokan terhadap Praka Darma Saputra Lubis,” katanya.

Merasa terancam, lalu Praka Darma meminta pertolongan kepada rekannya melalui chat grup WA anggota Resimen Arhanud.

Sejumlah rekan Praka Darma dari Arhanud yang mendapat kabar tersebut pun turun ke lokasi.

Di sana, para personel tak menemukan para pelaku. Namun, menemukan sejumlah barang-barang yang digunakan untuk mengkonsumsi narkoba.

“Rekan yang bersangkutan datang ke lokasi tidak menemukan pelaku tetapi menemukan alat perlengkapan narkoba berupa alat hisap sabu, sisa sabu dalam plastik, alat timbang elektrik,” kata dia.

“Sehingga terjadi pengrusakan terhadap 1 mobil Avanza dan 3 sepeda motor. Lokasi kejadian tidak jauh dari lokasi barak narkoba,” tutupnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).