Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bocah 10 Tahun di Nias Selatan Diduga Dianiaya, Polisi Tunggu Hasil Visum

Kita masih menunggu hasil visum. Nanti hasilnya akan kita informasikan lagi, kita sedang mendalami kasus ini

NN (10), bocah perempuan asal Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, diduga jadi korban penganiayaan. (Foto: Dok. Warga).
NN (10), bocah perempuan asal Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, diduga jadi korban penganiayaan. (Foto: Dok. Warga).
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepolisian Resort Nias Selatan (Nisel) masih menunggu hasil visum terkait dugaan penganiayaan yang dialami oleh, NN (10), bocah perempuan di Kabupaten Nias Selatan (Nisel).

Kapolres Nisel, Akbp Ferry Mulyana Suryana, menjelaskan hasil visum tersebut nantinya akan dijadikan salah satu bukti terkait dugaan penganiayaan terhadap, NN.

"Kita masih menunggu hasil visum. Nanti hasilnya akan kita informasikan lagi, kita sedang mendalami kasus ini," ucap Ferry kepada Nusantaraterkini.co saat dihubungi, Rabu (29/1/2025).

Baca Juga: Perjuangkan Perayaan Imlek, PKB MPR: Gus Dur Layak Jadi Pahlawan Nasional

Sejak pemberitaan ini mencuat, pihak kepolisian belum dapat mengumpulkan bukti yang menguatkan dugaan penganiayaan tersebut. Meskipun 8 saksi telah diperiksa dan tante korban berinisial, D, telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sejauh ini belum dapat kita faktakan. 8 saksi sudah kite periksa dan 1 diantaranya yakni, D (tante korban) sudah ditetapkan sebagai tersangka," jelas Ferry.

Kejadian ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video viral memperlihatkan kondisi NU yang memprihatinkan.

Dalam rekaman tersebut, NU terlihat tak mampu berjalan dan harus dirawat di puskesmas dengan kaki yang tampak patah.

Mirisnya, bocah malang ini tinggal bersama pamannya sejak usia tiga tahun hingga saat ini. Dan, selama bertahun-tahun tinggal di rumah pamannya, ia diduga sering mengalami kekerasan fisik yang akhirnya membuatnya cacat.

Baca Juga: Peringati Imlek, MPR: Terima Kasih Prabowo Sudah Berhasil Redam Politik Identitas

Dalam video yang beredar, terlihat puluhan warga mengerumuni diduga rumah korban. Aparat kepolisian tampak membawa dua pria yang diduga paman dan kerabat korban ke dalam mobil polisi.

Pada bagian lain video, bocah tersebut terlihat berada di sebuah puskesmas dengan kondisi kaki yang tampak patah, sehingga ia tidak dapat berjalan.

(cw7/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru