Tinjau Posko Karhutla, Gubernur Sumsel Ancam Cabut HGU Pemilik Lahan Terbakar
Gubernur Sumsel Herman Deru mengancam rekomendasikan pencabutan HGU bagi pemilik lahan yang membiarkan karhutla berulang.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil sikap tegas dalam menangani ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah puncak musim kemarau ekstrem. Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengancam akan merekomendasikan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) bagi pemilik lahan atau perusahaan yang membiarkan wilayahnya terbakar berulang kali.
Pernyataan keras tersebut disampaikan Herman Deru saat meninjau Posko Siaga Darurat Penanggulangan Karhutla di Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (7/9/2026).
Langkah tersebut diambil guna mengantisipasi memburuknya dampak kekeringan di Sumsel, di mana sejumlah daerah telah mengalami cuaca tanpa hujan selama lebih dari 60 hari yang memicu puso pada lahan pertanian dan perkebunan karet.
“Saat ini Sumsel tengah menghadapi kemarau kering, kering benar kondisi saat ini. Bahkan, ada daerah di Sumsel yang tidak hujan selama 60 hari lebih. Lantas, begitu banyak juga lahan jadi puso. Bukan hanya sawah, tapi juga perkebunan karet,” ujar Deru.
Deru mengapresiasi kesiapsiagaan Pemerintah Daerah, Damkar, dan BPBD Palembang yang cepat tanggap melakukan pemadaman. Ia pun meminta alur pelaporan dipercepat mulai dari warga ke RT hingga ke Babinsa agar penanganan di lapangan bisa selesai dalam waktu satu jam.
Di samping penanganan teknis, dirinya juga menekankan pentingnya langkah hukum dan administratif terhadap pemilik lahan yang abai, baik perorangan maupun perusahaan.
“Kalau itu HGU, lahannya tidak dimanfaatkan, kemudian terjadi karhutla berulang, beri sanksi. Segera bersurat ke BPN agar diberi warning. Bahkan bisa saja HGU-nya dicabut sebagian jika sudah meresahkan dan mengganggu orang lain karena lahannya tak dimanfaatkan. Karena lahan itu pemberian pemerintah,” tegasnya.
Ia mengaku terus memantau perkembangan titik panas dan kejadian karhutla di wilayah Sumsel secara real time hingga dini hari.
“Di Palembang ini sebenarnya tidak menjadi target soal penanganan karhutla, tapi ini terjadi. Ini juga soal kesadaran masyarakat, peran linmas, termasuk aslinmas kemarin yang baru terbentuk,” tuturnya.
Ia juga mengajak keterlibatan masyarakat luas melalui skema relawan terdaftar yang akan mendapatkan insentif.
"Kita juga mendorong agar relawan ikut membantu, uang semangat yang saya sampaikan sebelumnya itu tidak bercanda. Masyarakat bisa jadi relawan, tapi harus teregistrasi agar bisa mendapatkan uang semangat," imbuhnya.
Dalam peninjauan yang didampingi Wali Kota Palembang, Ratu Dewa tersebut, dirinya turut mengecek kesiapan Puskesmas Alang-Alang Lebar yang berlokasi di area kantor camat.
“Kita juga sampaikan terima kasih kepada tenaga medis, yang selaras dengan kerja kami dalam upaya penanganan ISPA kepada masyarakat. Jadi, keluhan masyarakat terkait ISPA, apakah karena asap karhutla atau bukan, saya minta untuk ditangani saja,” ungkapnya.
Gubernur mengapresiasi para tenaga medis dan menegaskan agar seluruh pelayanan kesehatan terkait ISPA diberikan secara bebas biaya kepada warga.
"Jika perlu dirujuk, dirujuk saja. Semuanya free tidak dipungut biaya. Kita harus lebih extraordinary memberi pelayanan," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·23 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·58 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan