nusantaraterkini.co, TAPTENG - Tiga anggota DPRD Tapteng dari Komisi C melakukan kunjungan kerja di empat perusahan yang berada di kawasan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (27/9/2025).
Dalam kunker ini, Komisi C apresiasi PT Samudera Pasifik Abadi (SPA) yang dapat dan mampu mengelola limbah dengan baik.
Kunjungan dari anggota komisi C ini merupakan hasil dari reses yang dilakukan beberapa minggu lalu dengan menyerap aspirasi dan bentuk pengaduan masyarakat pada kegiatan reses.
Baca Juga : Diundang Rapat dengan DPD, Menteri Purbaya Bicara Perkembangan Ekonomi Saat ini
Dimana salah satunya banyak warga mengeluhkan perusahan - perusahan yang bergerak dalam bidang perikanan tidak lagi memperhatikan dampak lingkungan terhadap limbah perusahaan yang berakibat pada pencemaran Udara dan Laut.
Ke tiga Anggota DPRD tersebut adalah, Famoni Gulo Ketua Fraksi PDIP, Tunggul Siregar Fraksi Demokrat dan Heni Sartika Simanjuntak dari Fraksi Golkar.
Kunjungan kerja tersebut memastikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup telah bekerja dalam memberikan arahan atau standarisasi pengolahan limbah pada setiap perusahan.
Baca Juga : Sosialisasi Perda, HT Milwan: Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
Famoni Gulo menyampaikan apresiasi pada PT SPA dalam mengelola limbah dengan baik hingga tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari laut.
"PT SPA kelola limbah dengan baik, dan ini adalah salah satu perusahan perikanan yang bertanggung jawab pada lingkungan, dan perlu dicontoh perusahaan lainya," ujar anggota DPRD tersebut.
Lokasi pengolahan ikan yang merupakan tempat steril, juga tidak luput untuk dilakukan pengecekan, dengan memakai baju khusus dan sesuai dengan SOP perusahan.
Baca Juga : Solusi Biaya Mahal dan Rentan Korupsi, Firman Soebagyo Tegaskan Dukung Pilkada Lewat DPRD
"Ruang pengolahan cukup steril, tidak sembarang masuk dan ikannya bisa langsung dikonsumsi serta tidak berbau," kata Famoni.
Tunggul Siregar juga mengapresiasi PT SPA setelah melihat langsung kegiatan pengolahan tepung ikan yang lokasinya tidak mengeluarkan aroma bau.
"PT SPA telah membantah kan pendapat masyarakat yang selama ini menyatakan semua perusahan yang ada di Pondok Batu penyebab adanya aroma busuk yang menggangu penciuman," katanya.
Baca Juga : Pilkada Tak Langsung Dinilai Curi Kedaulatan Rakyat, Alarm Bahaya bagi Partai Penguasa
Heni Sartika Simanjuntak yang juga ikut ke lokasi pengolahan ikan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan PT SPA dalam produksi ikan.
"Tempat pengolahan cukup steril dan ikannya sangat higienis sehingga bisa langsung kita konsumsi," ujarnya.
Alung merupakan General Manager (GM) PT SPA mengucapakan terimakasih atas kunjungan dari anggota DPRD Tapteng kelokasi Pabrik pengolahan ikan dan juga tepung ikan, sebagai upaya menjaga lingkungan hidup lebih baik.
"Saya sangat senang, ini merupakan bentuk sinergi dan pengawasan," imbuhnya.
"Bila ada kekurangan kami, harap disampaikan agar dapat dibenahi untuk yang lebih baik," tutupnya.
(jjm/ Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Pascabencana, Wisata Pantai Pandan Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
