Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tegas, Iran Sebut Akan Bela Palestina Sampai Kiamat

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP

nusantaraterkini.co, MEDAN - Iran menegaskan akan terus mendukung perjuangan Palestina melawan penjajahan Israel sampai akhir hayat hingga hari kiamat.

Pernyataan itu dilontarkan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menindaklanjuti kematian pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.

Haniyeh tewas terbunuh di ibu Kota Iran, Teheran, pada Rabu (31/7/2024). Hamas dan Iran meyakini Israel sebagai dalang terbunuhnya Haniyeh. Iran bahkan siap membalas kematian Haniyeh.

Baca Juga : Trump Beri Sinyal Kesepakatan Nuklir Iran, Siapkan Pertemuan Lanjutan Pekan Depan

Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi sempat menghadiri salat gaib untuk Haniyeh yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (2/8/2024).

Saat itu, dia menegaskan Iran akan terus mendukung Palestina. "Kita sampaikan bahwa Iran hingga akhir hayat, hingga hari kiamat pun akan selalu membela Palestina. Dan akan terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina," tutur Boroujerdi di Masjid Istiqlal.

Boroujerdi percaya komitmen negaranya mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, didasari keyakinan pada janji dari Allah SWT.

Baca Juga : Iran Siap Negosiasi dengan AS dengan Syarat Tanpa Ancaman

"Karena kita meyakini janji Allah SWT bahwa nashrun minallah wa fathun qarib, pertolongan akan datang (dari Allah SWT) dan (kemenangan itu) telah dekat," pungkasnya.

Jenazah Haniyeh rencananya akan dimakamkan di Qatar seusai Salat Jumat waktu setempat.

Jelang pemakaman Hamas meminta masjid di seluruh dunia menggelar salat gaib untuk Ismail Haniyeh.

"Mari hari ini, menjadi hari dengan amarah meluap mengecam pembunuhan keji dan menolak genosida di Jalur Gaza," ucap anggota politbiro Hamas Izzat al-Rishq seperti dikutip dari Reuters.

(Dra/nusantaraterkini.co)