Nusantaraterkini.co – Kekecewaan yang mendalam, tak jarang membuat seseorang menjadi gelap mata hingga melakukan hal yang tak seharusnya seperti kasus pria bunuh istri dan ibu mertuanya.
Baca Juga : Kasus Ridwan Kamil dan Lisa Mariana: Bareskrim Polri Gelar Pemeriksaan Tes DNA
Kasus pria bunuh istri dan ibu mertuanya ini seketika membuat masyarakat heboh.
Baca Juga : Oknum Guru Dilabrak Istri Selingkuhan di Tempat Kerja: Ternyata Teman Makan Teman
Dikutip dari eva.vn, kasus pria bunuh istri dan ibu mertuanya ini terjadi di provinsi Hau Giang, Vietnam.
Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM
Pria yang tega menghabisi orang yang dicintainya itu adalah Do Thai Em (40).
Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi
Berdasarkan informasi awal, Tuan Em diketahui menikah dengan Ibu M (35).
Baca Juga : Beredar Isu Tanggul Laut Jakarta Jebol dan Makan Korban, Terbukti Hoaks!
Mereka tinggal bersama sebagai suami istri, dan mereka juga memiliki seorang anak bersama.
Baca Juga : Bandara SMB II Kembali Layani Penerbangan Internasional Rute Singapura
Pada tahun 2020, hubungan Tuan Em dan Ibu M tidak didukung oleh ibu kandung Ibu M.
Hal itu perlahan membuat rumah tangga mereka goyah.
Pada tahun 2024, Tuan Em mengetahui bahwa sang istri memiliki perasaan romantis terhadap orang lain.
Pada saat yang sama, ibu mertuanya masih menghalangi hubungan Tuan Em dan Ibu M.
Tak terima diperlakukan demikian, Tuan M yang sakit hati pun akhirnya bertindak.
Pada tanggal 13 Juni 2024, sekitar pukul 16.00, Tuan Em bertengkar dengan sang istri.
Saat itu, Tuan Em tak datang dengan tangan kosong, ia membawa pisau ketika menemui Ibu M.
Pertengkaran hebat itu akhirnya membuat Tuan Em kehilangan kendali.
Saking emosinya, Tuan Em menggunakan pisau untuk menusuk punggung Ibu M berkali-kali.
Aksi kejinya menyebabkan sang istri seketika tak bedaya.
Tak sampai di situ, usai berusaha menghabisi nyawa istrinya, Tuan Em pergi ke tempat lain untuk membalaskan sakit hatinya.
Setelah itu mendatangi istrinya, Tuan Em mendatangi rumah ibu mertuanya.
Serupa dengan yang dilakukan ke istrinya, Tuan M juga menggunakan pisau untuk menusuk punggung ibu mertuanya berkali-kali.
Rasa kecewa dan sakit hati yang teramat dalam membuat Tuan Em bertindak demikian
Ibu M dan ibunya sempat dibawa ke IGD untuk mendapatkan pertolongan medis namun akhirnya meninggal dunia.
Setelah melakukan kejahatan tersebut, Tuan Em pergi ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.
Tuan Em mengaku baru saja membunuh dua orang terdekatnya.
Belum diketahui bagaimana nasib sang anak usai Tuan M menghabisi istri dan ibu mertuanya dan kini ia juga harus membayar perbuatannya.
(mft/Nusantaraterkini.co)
