Beredar Isu Tanggul Laut Jakarta Jebol dan Makan Korban, Terbukti Hoaks!
Beredar Isu Tanggul Laut Jakarta Jebol dan Makan Korban, Terbukti Hoaks!
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kabar beredarnya tanggul laut Jakarta atau Giant Sea Wall dalam sebuah akun sosial media belum lama ini menarasikan adanya ratusan korban jiwa adalah tidak benar (hoax).
Hal ini terlihat ketika wartawan nusantaraterkini.co menelusuri sepanjang tanggul laut mulai dari arah penjaringan hingga ke arah muara karang yang menjadi area tanggul laut tersebut.
Dalam penelusuran itu, ada beberapa pos blok tanggul laut yang memang sudah mulai terkikis hingga pecah-pecah, namun tidak sampai jebol seperti dinarasikan dalam sosial media. Namun terlihat adanya petugas dari Suku Dinas Tata Air (SDTA) Pemprov Jakarta melakukan penggeruka disekitar area tanggul dan ada truk memuat hasil urukan dimasukkan ke dalam truk SDTA.
Baca Juga : Malang, 3 Bulan Lagi Krerdit Lunas, Sepeda Motor Ojol Raib Digasak Maling saat Ambil Orderan Makanan
Ketika wartawan nusantaraterkini.co sedang mengambil video untuk kepentingan dokumentasi, sempat didatangi oleh salah petugas keamanan area tanggul Jakarta.
Petugas kemanan bernama Antoni (42) yang sehari-hari berjaga disepanjang area tanggul Jakarta mengaku tidak mau diambil gambar ataupun suaranya ketika wartawan nusantaraterkini coba meminta pernyataanya soal kabarnya tanggul Jakarta jebol seperti di sosial media.
"Maaf ya mas jangan dishoot terlalu lama, dan saya juga jangan direkam kalau mau minta penjelasan soal tanggul laut silahkan berkomunikasi dengan yang berkepentingan diatas," kata Antoni kepada nusantaraterkini di lokasi sekitar tanggul laut, Kamis (15/1/2026).
Antoni menuturkan, jika memang mau minta penjelasan detail silahkan langsung kepada manajemen Pelindo. "Silahakan mas langsung ke kantor Pelindo," ujarnya.
Baca Juga : Luruskan Polemik, Plt. Camat Medan Kota EW Ternyata Korban Penggelapan Mobil, Bukan Pelaku!
Lebih lanjut Antoni menjelaskan sedikit soal tanggul laut yang sebelumnya sempat heboh dinarsikan jebol. Menurutnya hal itu bohong semua dan tidak ada kejadian sampai banjir hebat akibat air masuk dan memakan korban sampai begitu banyak.
"Saya pastikan itu hoax mas! karena kalau mas liat sendiri dari ujung ke ujung tidak ada yang jebol hanya retak atau terkikis akibat seringnya terkena air laut," terangnya.
Antoni melanjutkan, akibatnya beredar video tersebut membuat pihak Pelindo selaku pemegang area tanggul laut merasa dirugikan atas narasi itu dan menurutnya pasca video itu viral banyak juga media wara wiri kemari dan mengecek namun semua sudah melihat tidak ada yang jebol seperti disiarakn di sosmed itu.
"Mas adalah wartawan kesekian dan sudah banyak yang datang melihat langsung bagaimana kondisi tanggul laut," tuturnya.
Baca Juga : Bocah SD di Denpasar Diduga Dianiaya Pacar Ayahnya Usai Diejek Pelakor, Polisi Turun Tangan
Sebagai pihak keamanan diberikan kewenangan menjaga area tanggul laut, Antoni tidak pernah melarang media untuk mengambil gambar tapi dia tetap mengingatkan jika mau penjelasan detail silahkan berkomunikasi dengan pemegang otoritas yakni Pelindo.
"Saya tidak pernah melarang ambil gambar 'monggo'. Tapi jangan terlalu lama-lama dan silahkan bisa menghubungi pihak Pelindo regional 2," tegasnya.
Diketahui, Beredar unggahan video [arsip] dari kanal YouTube “Tarbiyah Daily” pada Minggu (7/12/2025) berisi narasi: TANGGUL LAUT JAKARTA JEBOLL!! 520 ORANG TEW4S? HARI INI JAKARTA TENGGELAM MAKIN MENCEK4M ALARM DIBUNYIKAN BANJIR ROB JAKARTA MAKIN PAR4H PRAMONO MALAH SIBUK UMROHH. Hingga Jumat (19/12/2025) unggahan telah dilihat 6.866 kali dan telah menuai 75 tanda suka serta 66 komentar.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 menit yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·15 menit yang lalu -
-
NASIONALBursah Zarnubi Ingin Putra-putri Lahat Punya Keterampilan Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
Rozie Winata·46 menit yang lalu -
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.783 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal The Fed
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSultan Najamudin Dorong Aturan AI hingga Tata Ulang Ketatanegaraan
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAKapolri: Silat Tjimande dan Debus Banten Berpotensi jadi Sumber Devisa Daerah
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·1 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan