Nusantarterkini.co, Medan - Puluhan juru parkir melakukan aksi protes terkait kebijakan parkir langganan.
Di mana aksi tersebut berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Medan,Senin (29/7/2024).
Di mana tuntutan aksi puluhan jukir ini, ingin mempertanyakan tugas dan tupoksi jukir parkir berlangganan yang tak masuk diakal.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Global Kian Menggila, DPR Soroti Lemahnya Pengelolaan SDA dan Mitigasi Bencana
Pantauan Nusantaraterkini.co, puluhan jukir tersebut berteriak tentang jukir memiliki target pembelian stiker parkir berlangganan.
Selain itu, mereka juga mempertanyakan kejelasan gaji yang diterima saat sudah termasuk sebagai jukir parkir berlangganan.
Dalam aksi tersebut ada beberapa tulisan tentang program parkir berlangganan yang baru berjalan sebulan belakangan.
Baca Juga : DPR Ingatkan Tata Ruang dan Infrastruktur jadi Kunci Kurangi Banjir
“Batalkan Perwal Parkir Berlangganan. Karena, tidak sesuai dengan Perda. Parkir Berlangganan membuat kegaduhan antara jukir dan masyarakat," sebut Domu Gaho dalam poster tersebut.
Sementara itu, terkait aksi demo puluhan jukir, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, penerapan parkir berlangganan akan tetap dilakukan meski ada penolakan dari berbagai pihak.
Baca Juga : Respon Cepat Wali Kota Rico Waas Beri Bantuan Kursi Roda untuk Ketua JMSI Medan
Bobby Nasution menegaskan, Pemko tidak akan mengubah sistem parkir berlangganan menjadi ke sistem parkir konvensional.
Ia, juga menyampaikan permintaan maaf nya kepada para juru parkir berlangganan karena tidak bisa mengabulkan sistem parkir konvensional.
"Tidak bisa (diubah menjadi parkir konvensional). Mohon maaf kepada jukir ya. Karena jukir ini kita gaji Rp 2,5 juta," katanya
Baca Juga : Rico Waas Dorong Transformasi PUD Pasar Medan: Harus Mandiri, Profesional, dan Buang Pola Pikir Birokrat
Bobby menjelaskan, jukir – jukir tersebut tidak akan kita buang begitu saja, karna Selain itu sudah ditetapkan semua anggarannya.
“Ada gajinya Rp 2,5 juta. Itu juga sudah dicover BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan,” ucapnya
Dikatakan Bobby, parkir berlangganan ini juga sebagai bentuk Pemko mendukung kesejahteraan para jukir.
Baca Juga : Eksekusi Pasar Sambas Ditunda, Pedagang: Kami Lega Bisa Dagang saat Imlek dan Lebaran
“Parkir berlangganan ini untuk kesejahteraan para jukir dan keberlangsungan pendapatan Pemko Medan,” ujarnya
(cw3/nusantaraterkini.co)
